Oleh: restava | Januari 17, 2009

Belajar Shell dan Terminal Di Linux

Download Versi PDF

Ahh rasanya senang sekali. Kemarin ada seorang teman saya yang memberikan majalah PC MEDIA lawasnya pada saya (reguler lho! Hebat nggak?). Meskipun edisi tahun 2005, dan saat itu masih belum ada PCMAV. Yang menarik perhatian saya adalah PC MEDIA membahas mengenai Shell nya Linux. Di situ ada bahasan mengenai perintah-perintah dasar Linux. Kebetulan saya sangat mengharapkan tutorial sederhana seperti itu. Saya pengen sekali belajar command melalui teks. Dan kini meskipun sedikit saya sudah bisa lah untuk sekadar pindah direktori :D Meskipun sangat basi dan terlalu mudah, namun nyatanya setelah dua tahun belajar baru sekarang saya mencoba dan akhirnya bisa ;) Ternyata tidak terlalu sulit!

Nah, untuk mempermudah saya membuat anggapan sederhana mengenai apa yang disebut shell, bash, terminal, dan direktori. Shell adalah command interpreter atau lebih mudahnya penerjemah antara perintah dari user kepada kernel yang akan langsung mengakses hardware untuk proses. Shell jugalah yang memberikan GUI di OS kita ya karena dia adalah command interpreter itu tadi. Untuk bash, juga sama kok. Bash adalah GNU Bourne-Again Shell sebagai bahasa command interprete shell compatible yang tugasnya sama seperti shell. Untuk terminal, sebenarnya artinya secara harafiah sih mesin yang berfungsi sebagai tempat input dan sekaligus output. Terminal ini adalah shell di lingkungan grafis. Nah, direktori itu adalah folder kalau kita bekerja di sistem GUI. Masih banyak kawan saya yang merasa agak bingung tentang direktori. Saya pikir ini akibatnya kalau terlalu dimanja GUI. Sebelum OS menggunakan GUI, semuanya memakai command line sebagai antarmuka. Dan tiap-tiap file yang akan diproses ditempatkan dalam direktori sesuai aturan dan keinginan user. Sama seperti kita yang memakai GUI, dalam file explorer biasanya kita akan menyimpan file musik di folder Music, file ketikan di Documents, dan lain-lain. Nah, direktori music biasanya ditulis /home/Music . Mari kita perdalam lagi. “/” yang biasa dibaca slash adalah direktori root. Root adalah direktori tertinggi dalam suatu sistem. Kemudian /home adalah nama satu buah folder dalam “/”. tidak percaya? Coba anda periksa sendiri komputer anda. Kemudian /home/Music adalah sebuah folder bernama “Music” di dalam folder “home” yang ada di direktori “/”. Nah, sudah mengerti bukan ? Kalau sudah mari kita mulai belajar perintah command line kelas taman kanak-kanak ini ;D

Masuklah ke shell Linux dengan Ctrl+Alt+F1 ketika sudah masuk ke dekstop. Di situ anda akan disambut oleh layar gelap yang bertuliskan informasi distro serta nomor rilis kernel. Ada login prompt di bawahnya. Loginlah dengan username anda, root kalau perlu. Setelah login, anda akan disambut dengan tulisan seperti ini:

Last login: Tue Jan 13 20:00:56 on tty1

[restava@localhost ~]$

 

Apa sih artinya?

Last login berarti waktu login terakhir anda pada shell.

restava, adalah nama user

@localhost, berarti saya login di komputer saya sendiri (ini nama komputer lokal. Bisa beda)

~, berarti saya berada di direktori ~ saat ini.

$, berarti saya login sebagai user biasa bukan root/administrator. Bertanda # jika anda login sebagai root.

 

Mari kita coba satu perintah dasar. Ketikkan “cd /” lalu tekan enter. Yang perlu ditulis adalah yang ada di dalam tanda kutip termasuk satu spasinya. Kini shell prompt akan berubah jadi begini:

[restava@localhost /]$

 

cd berarti “change directory”. Ini sama seperti kita klik dua kali pada suatu folder. Nah sekarang ketikkan “ls” dan lihat hasilnya.

 

bin/ dev/ initrd/ media/ proc/ sys/ var/

boot/ etc/ lib/ mnt/ root/ tmp/

dead.letter home/ lost+found/ opt/ sbin/ usr/

 

Ini adalah isi dari direktori yang anda aktifkan. Anda tadi masuk ke direktori “/”, nah ini adalah isi direktori tersebut. Selain perintah “ls”, kita bisa menggunakan “dir” untuk melihat jeroan direktori.

Oke, sekarang latihan ya!! mari ulangi dari awal. Loginlah sebagai user biasa. Kemudian ketik perintah “cd /”. ketikkan “ls” untuk melihat isinya. Lalu mari masuk ke direktori home dengan “cd home”. Ketik “ls” lagi untuk melihat isinya. Masuklah ke direktori milik anda. Nah, kini ketikkan satu perintah baru yaitu “mkdir” diikuti nama direktori yang ingin anda buat misalnya “eko” jadi perintahnya “mkdir eko”. Kalau sudah masuklah ke “eko dengan “cd eko” anda akan melihat command line berubah menjadi “[restava@localhost eko]#“ . Oke kini anda berada di direktori percobaan. Kini buat satu direktori lagi dengan nama “coba”. Hapus direktori itu dengan perintah “rmdir coba” dan cobalah masuk ke direktori yang dihapus tadi. Bash akan menampilkan pesan error: “bash: cd: coba: No such file or directory” Kini anda telah selesai latihan. Tekanlah Ctrl+Alt+F7 untuk kembali ke dekstop GUI. Nah, mudah bukan? Ini hanya perintah dasar shell di Linux. Mungkin jika anda sudah terbiasa dengan command prompt di Windows aan terasa mudah. Sebenarnya masih sangat banyak perintah dalam shell Linux dan tidak mungkin saya paparkan semua karena saya belum bisa :) Yah, bisanya baru ini doang…..

Hehehe… saya harap anda juga bersemangat mencoba meskipun sedikit anda harus mulai mencoba. Karena ada perintah-perintah tertentu di shell yang tidak mungkin dikerjakan lewat GUI. Jadinya berguna ketika kita mengalami hal yang tidak diinginkan terhadap OS. Oh, iya!! Mohon diingat Linux dan jeroannya memiliki sifat case sensitive yaitu membedakan antara huruf kapital dan huruf kecil. Jadi nama direktori “restava” berbeda dengan “Restava” atau “rEstaVa”. Tidak seperti Windows yang sifatnya case insensitive. Jadi jangan sampai salah tekan tombol ya (Caps Lock-nya dijaga) :D Oke, selamat belajar yaa!!!

Download Versi PDF

 

<<::Regards, Restava::>>

 

 


Tanggapan

  1. thank’ atas saran’a…………….!

  2. ok…ok…akan Q coba..
    thanx y,,postingannya sgt berguna..cz,,ada tugas ni dari dosen LINUX…!!!!

    • alhamdulilah….duh akhirnya apa yang saya tulis bisa berguna :) terima kasih juga Bya, salam kenal ya :twisted:

  3. Siiip, sangat membantu tugas saya
    thanks,

    • Saya sangat bahagia jika apa yang telah saya tulis bisa berguna bagi anda :) ) Insya Allah akan saya lanjutkan kalau ada waktu.


Beri tanggapan

Your response:

Kategori