Download. Jangan ditanya, dia memang sebuah kebutuhan, bahkan keharusan bagi semua pengguna internet kini. Download adalah proses meng-copy suatu file dari mesin remote (jauh) ke mesin local (kita). Dalam mendownload, kita telah banyak dipermudah dengan adanya download manager. Khususnya untuk file berukuran kecil antara 15-30 MB, kita bisa mendownload dengan leluasa menggunakan Gigaget, IDMan, FDM, DownThemAll!, FlashGet, DAP, MassDownloader, atau download manager lain yang notabene memang ampuh. File yang berukuran segitu biasanya definition/update antivirus, software biasa, atau mungkin video klip. Cara kerja download manager yang umum adalah melakukan banyak koneksi ke server tempat file berada, sehingga filenya akan dipecah menjadi beberapa bagian (split) lalu di-download bersamaan. Terbukti cara ini memang sukses dan membuat kita nyaman mendownload. Namun cara tersebut kurang begitu berguna untuk mendownload file yang berukuran raksasa, mulai dari ukuran 100 MB sampai sekapasitas CD (700 MB) bahkan DVD (4,7 GB). Jika kita menggunakan download manager, bisa jadi butuh satu minggu untuk menyelesaikannya. Lagipula, download manager bukan software yang bisa memaksa koneksi internet supaya drastis lebih cepat. Belum ada software yang bisa begitu. Tidak adakah cara supaya bisa mendownload file-file besar dengan cepat? Jawabannya masih belum bisa. Namun adakah cara lain yang lebih efisien untuk mendownload? Jawabannya ada, dan BitTorrent-lah jawaban itu.
Apa itu BitTorrent?
BitTorrent adalah protokol untuk berbagi file (protokol sharing) atau transfer file dengan memakai jaringan peer-to-peer. Singkatnya BitTorrent adalah protokol, yang memanfaatkan jaringan P2P untuk berbagi file. Jadi mesin anda (PC) terhubung ke milyaran komputer dalam jaringan P2P dunia. Anda bisa mendownload video, audio, film, software, dokumen, artikel, atau file apapun sesuka anda.
Sejarah Singkat BitTorrent
BitTorrent dikembangkan dengan memakai bahasa pemrograman Phyton (opensource) oleh Bram Cohen pada April 2001. Wuih masih baru ya? Padahal sekarang sudah sangat terkenal
Protokol ini dirilis pada 2 Juli 2001, dan sekarang kita bersama bisa menikmati kemudahan sharing file P2P bersamanya
Kini BitTorrent dikembangkan oleh Cohen’s Company BitTorrent, Inc. Beberapa tahun lalu BitTorrent mendapat banyak masalah dari pejuang hak cipta karena jaringan P2P memang rawan sharing file-file berhak cipta. Karenanya, hormati dan jangan share file yang memiliki hak cipta.
Cara Kerja BitTorrent
Cara download biasa, entah memakai DM atau tidak, selalu menunggu. Misalnya di server Kurusetra ada sebuah file Jabrik.mp3. Ada empat orang ingin mendownloadnya, Iwan, Ipunk, Simon dan Fajar. Iwan mendownload pertama kali, dan Fajar terakhir. Maka Fajar HARUS menunggu sampai Kurusetra selesai melayani tiga orang sebelumnya. Jabrik.mp3 yang ukurannya hanya 4 MB (biasanya cuma 3 menit selesai) jadi harus didownload selama 3 jam oleh Fajar. Di sinilah letak kelemahan sistem download biasa. Juga sebuah kelemahan yang tersembunyi, dalam tiap download, hanya bisa mendownload SATU FILE dari SATU SERVER. Makanya, mari berkenalan dengan BitTorrent.
File yang ingin di-download, bisa diambil TIDAK HANYA DARI SATU SERVER. Misalkan ada lima server Ba, Bi, Bu, Be, dan Bo menghost file TrueSpace 7.6 (130 MB). Ketika Fajar mendownloadnya, file akan diambil secuil-demi-secuil dari kelima server tersebut oleh software torrent. Ada lima server, maka 130:5=26. TrueSpace akan dipotong, menjadi bagian a,b,c,d, dan e. masing masing bagian di-download sendiri. Nah, dengan begini bandwith dihemat dan kecepatanpun meningkat.
Dengan begini anda akan mengetahui sedikit mengenai cara kerja BitTorrent
Kini mari kita pelajari lebih lanjut. Beginilah cara kerja torrent sebenarnya:
Kurusetra adalah pemilik awal (seeder) TrueSpace. Ada 26 orang (leecher) ingin mendownloadnya. Maka Seeder hanya perlu memberikan potongan-potongan TrueSpace pada semua Leecher (secara urut). Misal pecahannya A-Z, diterima oleh 26 leecher tersebut, dan tiap orang mendapatkan bagiannya sendiri (ukuran pecahan 5 MB). 1 mendapat A, 2 mendapat B, 3 mendapat C, dan seterusnya. Kemudian, bagian yang seru adalah, tiap leecher akan meng-upload pada leecher lain sampai tiap leecher dalam swarm mendapat TrueSpace utuh A-Z yang berukuran 130 MB. Nah, kini telah jelas cara kerja BitTorent.
Istilah yang patut diketahui dalam BitTorrent adalah peer, swarm, dan tracker. Peer adalah setiap orang yang sedang mendownload file download yang sama dalam jaringan BitTorrent. Orang yang dalam kegiatan download ini terkoneksi langsung kepada kita sebagai downloader atau uploader. Dalam hal ini 1, 2, 3 …26 adalah peer. Kecepatan download BitTorrent bergantung pada banyaknya peer dalam kegiatan download. Semakin banyak peer, dan semakin kecil file maka kecepatan download akan meningkat. Kemudian tracker, adalah server yang mengatur lalu lalang semua pecahan file yang di-download dan di-upload. Dan swarm, adalah jumlah semua peer dalam jaringan download kita.
Software Client BitTorrent
Ada banyak client BitTorrent, salah satunya adalah software yang namanya sama dengan protokolnya, BitTorrent. Software lain banyak tersedia, misalnya uTorrent dan Free Download Manager (FDM). Bagaimana cara download melalui BitTorrent? Dalam hal ini yang diperlukan adalah koneksi internet, komputer, software torrent, dan file torrent itu sendiri. Berbeda dengan cara download biasa, dalam BitTorrent pertama-tama anda harus mendapatkan file berekstensi *.torrent yang merujuk pada file yang mau anda download. File torrent tersebut berukuran hanya beberapa kilobyte, dan merujuk pada link file yang aslinya. Mirip ketika anda mendownload Google Chrome, anda hanya mendonwload file berisi linknya, dan download sebenarnya berjalan setelah anda jalankan file itu. Kemudian bukalah file torrent tersebut dengan memakai BitTorrent client, dan tunggu sampai jumlah peer cukup untuk mendownload. Kemudian biarkan saja sampai download selesai, dan tara. File besar akan didownload dengan waktu yang relatif singkat. Unik bukan?
Etika Download BitTorrent
Selain download, anda juga harus mengupload file supaya semua peer dalam jaringan download anda mendapat hak yang sama. Jadilah leecher yang baik, dengan tidak mematikan client BitTorrent setelah download selesai supaya proses upload tetap berlangsung.
Referensi:
- Serba-Serbi BitTorrent http://learnsimply.wordpress.com/2008/04/29/serba-serbi-bittorrent/
- BIT TORRENT oleh Zeembry, S.Kom http://www.babastudio.com