Info: Inilah calon pengganti 3D Studio Max yang saya maksud. TrueSpace adalah buah karya Caligari Corp. Merupakan engine 3d yang sangat kompleks. Meliputi modeller, animator sekaligus renderer. Ditambahkan pula library 3d siap pakai yang amat profesional. Ini tak lain karena dulunya trueSpace memang software komersial, namun setelah Microsoft membeli Caligari, trueSpace berubah status menjadi gratis. Salah satu fitur trueSpace yang paling menonjol adalah interfacenya, menggunakan widget 3D untuk sebagian besar operasi editing. trueSpace mendukung scripting memakai Phyton untuk menciptakan script sendiri, tools dan plugins. TrueSpace 7 memperkenalkan VBScript dan JScript sebagai alat scripting untuk mengembangkan plugins dan scene interaktif.
Kemampuan lain software ini termasuk membuat visualisasi dan animasi dengan pencahayaan realistic (menggunakan Radiosity, HDRI, dan Global Illumination) dan modelling organic memakai NURBS, subdicision surfaces serta metaballs.
Software ini memiliki beberapa format bawaan: RsScn untuk scenes, RsObj untuk objek, RSMat untuk materials, rsl untuk layout, RsLgtrueSpace untuk pencahayaan, dan lainnya. Format bawaan lawas untuk trueSpace 6.6 dan yang lebih baru juga didukung, contohnya untuk standalone object (*.cob) dan lainnya untuk scenes (*.scn). Objek dalam truSpace dapat ditanam di Active World.
Menurut saya pribadi, Microsoft membuat kebijakan strategis dengan akuisisi Caligari pada 2008. Saya pikir ini hanya untuk memperkuat posisi mereka dalam persaingan melawan Linux dan Google. Salah satu bukti kentara adalah kemampuan trueSpace yang mampu menciptakan objek untuk Microsoft Virtual Earth (saingan Google Earth) dan kompatibilitas yang hanya mendukung sistem operasi Windows.
Rendering: Kini trueSpace memiliki dua internal renderer utama dan juga mendukung DX9 untuk kualitas output pixel shader yang lebih baik daripada gayarender tradisional engine Render. TrueSpace juga mendukung VRay render engine yang diciptakan Chaos Group.
Fitur renderingnya antara lain:
- LightWorks 7.4 rendering engine
- Virtualight rendering engine
- Vray Rendering Engine (hanya untuk versi 7)
- Engine photorealistic real-time DX9
- HDRI
- Caustics
- Multi-pass Rendering untuk Lightworks dengan output kapada layer Photoshop
- Hybrid Radiosity, raytracing, Phong shading
- Post process editor
- Advanced shader (color, reflectance, transparency, displacement, background, foregground, post processing)
- Volumetric, Anisotropic reflectance
Surfacing:
- DX9 (SL2.0) pixelshader dan editing HLSL
- Procedural shaders (dapat diedit dalam Link Editor)
- Normal mapping
- Shader tree
- Modless UV Editor
- Advanced UV Editor
- Unwrapper with Slice
- Breaking dan welding untuk vertices dalam UV map
Requirement: Intel pentium III atau AMD Thunderbird 850 Mhz, ram 128 MB, harddisk 1GB, vga 16 MB yang mendukung OpenGL/Direct3D (ini setting sekedar menjalankan/minimum); prosesor Intel atau AMD 1GHz atau lebih tinggi, RAM minimal 256MB, vga 64 MB yang mendukung OpenGL/Direct3D. Sekedar catatan, trueSpace bisa berjalan cukup baik pada PC saya yang bernggotakan Intel Celeron 1.8GHz, ram 512MB, vga 64 MB namun kurang baik di sisi performa grafis karena graphic card onboard yang kurang baik. Untuk bekerja nyaman tanpa lag sebaiknya memasang graphic card addon yang cukup baik, seperti nVIDIA GeForce 8500GT sudah lebih dari cukup. trueSpace mendukung dual monitor, jadi pilih graphic card yang mendukung dual monitor jika ingin menikmati fiturnya.
Export: 3d studio max (.3ds), AutoCAD(*.dxf), X(*.x), VRML, Object Animation (*.can), COLLADA (format universal untuk game development. Didukung pula oleh software kondang seperti 3d studio max, maya, dan SoftImage), iSpace, trueSpace 4.3/5.x/6.0/6.6 Object/Scene (menunjukkan backward compatibility yang sangat baik) dan 3D Studio ASCII
Import: 3D Studio Max (*.3ds), PostScript, EPS, PS, Adobe Illustroator (*.ai), X(*.x), VRML, Amiga Caligari, 3D ASCII, Imagine, LightWave, VideoScape, BVH, dan Wavefront (*.obj)
Help dan tutorial: Help dan tutorialnya sangat jelas, tersedia dalam format HTML, PDF, dan video. Ratusan megabytes tutorial tersedia hanya dari perusahaannya. Belum termasuk tutorial dari komunitas. Ini dikarenakan truSpace pernah menjadi software komersial dahulunya. Satu-satunya kekurangan adalah tidak disertakannya info untuk minimum requirement di manual maupun Wikipedia. Namun saya menemukan sebuah buku manual trueSpace berbahasa Indonesia terbitan ANDI dan Wahana Komputer berjudul “Pembuatan Animasi 3D dengan trueSpace 6.0”. meskipun lawas, namun cukup sebagai pengantar untuk pemula.
Website: http://caligari.com
Download: Video Tutorial Intro dari manual resmi Caligari (2MB), Quick Guide resmi (PDF 1MB)

bersambung…
You are great!!!
Oleh: rendra on Agustus 3, 2009
at 12:54 pm