Oleh: restava | Juli 9, 2009

[Pemula] Mounting Otomatis Harddisk Windows (NTFS) di Linux

Linux menganggap semua devices sebagai file. Karenanya semua harddisk. Partisi, devices (dalam hal ini filesystem) harus di-mount dahulu sehingga dapat diakses olehnya. Sejatinya ketika kita menginstall distro Linux, tidak semua filesystem dalam komputer akan otomatis di-mount saat booting. Meskipun Linux adalah operating system yang mendukung banyak jenis filesystem. Kita dapat saja melakukan mount manual dengan memberi perintah:

mount -t ntfs /dev/sda3 /media/windows

Maksud perintah bash di atas adalah melakukan mount, dengan option “-t” yang berarti menspesifikasi jenis filesystem “ntfs” pada partisi yang terletak di /dev/sda3 untuk kemudian diletakkan pada /media/windows. Kita tentu dapat menerapkan perintah contoh seperti itu pada partisi lainnya. Sesuaikan nama partisi yang anda punya dengan nama partisi menurut Linux. Dalam kasus saya, sda3. Sayang, jika tiap masuk sistem (setelah booting) kita harus melakukan ini teru secara manual maka capeklah jemari kita.

Sebetulnya pengguna awam seperti saya tidak seberapa mengerti mengenai mounting, namun di sini saya akan menulis sedikit pengalaman mengenai modifikasi Linux agar melakukan mounting otomatis saat booting. Berikut langkahnya:

  1. Login sebagai root di shell
  2. Siapkan copy backup file fstab dari direktori /etc. Anda boleh meletakkannya di direktori manapun, karena file fstab adalah file penting Linux yang akan kita modifikasi. Saya beri contoh backup di direktori user. Perintahnya:cp /etc/fstab /home/master Sebaiknya buat dua buah, karena nanti salah satunya akan kita modifikasi dan di-overwrite-kan ke direktori /etc
  3. Editlah file fstab kedua. Anda hanya perlu menambahkan syntax berikut pada akhir filenya. Perhatikan spasinya, dan jangan lupa mengganti “x” dengan nomor partisi yang anda ingin di-mount otomatis oleh Linux. Bisa saja nama partisi berbeda dengan sistem anda. Saya asumsikan anda memakai filesystem NTFS. Terakhir, mount point sdx adalah /media/windows./dev/sdx /media/windows ntfs ro,umask=0222 0
  4. Ciptakan direktori baru di /media dengan nama “windows”. Ini karena anda telah menentukan mount point partisi di /media/windows. Jika anda mengganti namanya, silakan sesuaikan. Anda juga boleh me-mount partisi di direktori lain.
  5. Silakan tambah sendiri syntaxnya jika anda menghendaki lebih dari satu partisi yang di mount. Syntaxnya sama, cuma perlu anda ganti bagian nama partisi, filesystem dan mount point.
  6. Copy-kan fstab yang baru anda edit ke direktori /etc. Tetaplah sebagai root, ketik perintah: cp /home/master/fstab  /etc
  7. Selesai. Silakan reboot dan lihat hasilnya.


Tanggapan

  1. utk dvdrom gimana mas?
    saya ndak bisa kopi file dari cd..

    • @kick
      Mohon maaf….ada kesalahan ketika saya menulis artikel ini saya sendiri hanya mencoba sedikit. Masalah permission tidak saya perhatikan. Ternyata setelah dijalankan, permissionnya hanya read.

      Untuk copy cobalah saudara Kick masuk terminal dan login sebagai root. Kemudian coba ganti permission semua filenya

      chmod +rwx *

      lalu beri perintah copy seperti biasanya. Semoga puas dan mohon maaf.


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.