Kecenderungan Bullying dan Bercanda yang Ngawur

Bismillahirrahmanirrahim. 

Saya adalah warga di hampir semua forum Linux Indonesia. Saya juga anggota di sejumlah komunitas komputer (bukan murni Linux) di internet. Saya menyaksikan sesuatu yang sangat tidak nyaman dipandang di beberapa komunitas komputer (dan satu komunitas Linux). Apa itu? Kecenderungan bullying dan bercanda yang ngawur

Definisi

  1. Bullying bisa didefinisikan sikap yang kasar bertubi-tubi dari satu pihak kepada pihak lain yang lebih lemah. Dalam hal ini, bullying dilakukan di internet dengan menggunakan komentar-komentar jejaring sosial untuk mengintimidasi seorang penanya. 
  2. Bercanda bisa didefinisikan sikap yang sengaja diniatkan untuk humor atau memancing tawa atau kelucuan. Dalam hal ini, bercanda yang dimaksud adalah bercanda dalam permasalahan tanya jawab ilmu komputer. 
  3. Ngawur adalah kata dalam Bahasa Jawa yang dipakai untuk mengekspresikan pekerjaan yang tidak terkendali, tidak dilakukan dengan berpikir, atau melewati batas. Ngawur di sini saya maksudkan untuk sikap orang yang ngawur dalam menjawab, ngawur dalam bertanya, dan ngawur di dalam diskusi di komunitas. 

Masalah

Ketika ada di forum-forum Linux, sejak awal join sampai hari ini, saya tidak pernah menemukan kecenderungan yang demikian. Baru ketika saya mulai join komunitas-komunitas komputer yang bertajuk komputer atau jaringan, saya menemukannya. Entah apa yang terjadi. 

  1. Ketika ada seseorang bertanya serius dengan pertanyaan yang sepele (karena dia memang ingin tahu), warga yang lain menjawab dengan bercanda yang melampaui batas. Melampaui batas di sini, saya batasi, menjawab di luar konteks pertanyaan dengan arah mendapatkan respon tawa dari warga lain. Ini dikuatkan dengan emotikon yang digunakan. 
  2. Ketika ada seseorang bertanya serius suatu masalah krusial (partisi, data hilang, hardware rusak, dkk.), ada warga lain menjawab justru dengan jawaban yang diketahui pasti efeknya merusak. Di komunitas Linux, jawaban macam itu biasanya adalah sudo rm- rf /, fork bomb, atau lainnya. Sudah tahu efeknya merusak, si penjawab tetap menulis jawaban itu dengan entengnya. 
  3. Seorang warga memulai pertanyaan yang OOT di suatu komunitas komputer dengan pertanyaan yang sifatnya bercanda, yang ngawur dan tidak tahu malu. Efek kereta apinya adalah warga lain jadi ikut-ikutan dan suasana forum berubah dari sekolah yang nyaman menjadi bukan sekolah dan tidak lagi nyaman. 

Lalu buat apa Anda masuk komunitas kalau untuk itu? Perhatikan perasaan orang lain (yang sedang serius bertanya, yang sedang mengamati, dan para admin). 

Tanggapan Saya

Bagaimana pun, saya tetap warga sana. Walau cuma seorang, saya mendambakan forum yang tertib dan mendidik. Seperti forum-forum Linux. Bukan forum yang suka bercanda dan sebagian orang yang bercanda malah tidak malu menampakkan dirinya tidak punya ilmu. Forum yang serius itu mendidik, artinya tidak banyak bercanda. Kalaupun bercanda, tidak terlalu sering dan bukan dijadikan kecenderungan. Kalau mereka masih juga tidak mengerti omongan saya ini, silakan baca How To Become A Hacker dan How To Ask Question The Smart Way karya Eric Raymond. Bacalah dan pahami, supaya tidak ngawur lagi. Saya sendiri sebelum aktif di komunitas, baca dulu esai-esai ini dan semisalnya. 

Sejujurnya, saya terpaksa memiliki pikiran “apa seperti ini potret asli masyarakat Indonesia ketika berbicara mengenai hal-hal penting?”. Terbersit lagi “Kok, guyonan terus?”. Terbersit sejenak setiap kali melihat hal semacam ini muncul dan muncul lagi. Anda merasakannya juga, bukan?

Saya ingin mengatakan kepada mereka bahwa saya mengerti tidak semua Anda membaca esai-esai dasar komunitas macam How To Become A Hacker. Bahkan saya yakin sebagian besar Anda tidak membacanya, atau justru tidak mau tahu. Anda cenderung suka bercanda ngawur dan seenaknya, tetapi Anda ingin jaya. Itu lucu. Perhatikan bahwa adab dan perilaku baik itu sangat penting.  Jika Anda tidak mengindahkannya, Anda sebaiknya diam. Jangan bikin pertanyaan dan jangan menjawab. Jadi pembaca senyap saja. Daripada Anda ngawur dan menutupi niat orang lain yang sungguh-sungguh ingin belajar. Coba lihatlah komunitas Linux. Di sana, jawaban ngawur itu bisa kena ban permanen. Mereka*) cenderung lebih hati-hati daripada Anda, mengutamakan orang lain lebih dari diri sendiri**), dan serius dalam bidang masing-masing. Tidak seperti Anda. 

Peringatan

  1. Ingatlah. Apa-apa yang tampak di luar adalah cermin dari apa-apa yang ada di dalam. 
  2. Bahasa Anda kelas Anda tingkat kecerdasan Anda. 
  3. Yang ingin memetik buat harus terlebih dulu menanam pohonnya.

Harapan Saya

Saya ingin setiap warga forum bisa menempatkan dirinya masing-masing. Saya ingin setiap forum menjadi serius, bukan forum yang cenderung ke arah canda. Walau forum Anda bukan forum Linux, tetapi sudah sewajarnya Anda menjaga ketertiban. Sudah beruntung Anda punya salah satu forum yang administratornya melarang posting software / usaha bajakan. Sudah beruntung pula banyak forum bertajuk komputer di Indonesia. Manfaatkan itu. Timba ilmunya. Jangan bikin resek!

Penutup

Tulisan bleeding edge ini tidak ditutup kemungkinannya untuk direvisi. Semoga kita semua segera sadar. 

 


 

*) Walau harus diakui, orang yang seperti Anda di komunitas Linux juga ada tetapi tidak dominan. Namun perkiraan saya mengatakan, orang semacam itu asalnya orang-orang seperti Anda juga. 

**) Pernah lihat repositori Ubuntu? Pernah lihat proyek KDE? Pernah tahu proyek PANDU yang buku-bukunya disebar gratis itu? Itu sebagian buktinya. 

Iklan

4 thoughts on “Kecenderungan Bullying dan Bercanda yang Ngawur

  1. How should i say this.
    Kebanyakan orang yang udah ngerasa pinter (entah itu beneran atau nggak) di suatu bidang akan meremehkan sebuah pertanyaan sepele yang kelihatannya solusinya semua orang itu tahu.

    Saya juga sering mengalaminya.

    Saya ini tidak punya background programming dan begitu jadi saya gabung ke komunitas semacam vb, .net, java, dan banyak lagi. Dan ketika saya tanya tentang sebuah masalah kadang malah saya cuma dijadikan candaan saja dan seringnya lagi saya malah gak dapat jawaban yang saya mau.

    Karena itu saya lebih sering lari ke komunitas yang ngomongnya inggris, meski saya harus dibantu gtranslate saat nanya tapi jawaban yang saya dapat itu juga to the point.

    • You don’t have to hide anything.

      Demikianlah kenyataan sebagian rekan forum kita. Memang itu yang terjadi, walau sejujurnya saya belum pernah diserang bullying macam itu.

      Go ahead, Kang. Jangan gentar karena ini. Jadilah yang terbaik di bidang akang di Indonesia ini.

  2. Bener kang, saya juga merasakan keadaan bullying seperti ini. Pernah sekali kena, agak kecewa sih.

    Saya bener2 salut dengan forum english, pengguna pemula benar2 sangat dihormati. Bahkan pernah dibales sama moderatornya dengan sangat gamblang. Saya jadi puas!

    Saya pernah baca2 artikel, di forum english sangat jarang kita temukan emoticon selain 🙂 atau :D. Konon katanya, sering pakai emoticon di forum english cenderung tidak sopan. Entah ini benar atau tidak kang.

    Terimakasih atas tulisannya kang.

Mohon jangan gunakan emotikon:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s