Pengguna Komputer Antimainstream (?)

Bismillahirrahmanirrahim.

Saya melihat kata antimainstream marak (kembali) di beberapa tempat di internet. Saya peduli, karena itu saya menulis ini. Saya ingin memberitahukan betapa sulitnya mengikuti sebuah ajakan antimainstream.

1. Antimainstream Itu Tidak Ada

Penyeru antimainstreamisme seringkali menyerukan kata antimainstream secara umum tanpa diperinci. Maka itu menjadi lucu dan keliru, karena 2 hal. Pertama karena antimainstream (secara umum) itu mustahil dan kedua karena antimainstream sendiri adalah sifat untuk tidak mengikuti. Tidak ada satu manusia pun dalam hidupnya yang tidak meniru atau tidak mengikuti arus. Penyeru menyeru kepada yang diseru, yang diseru mengikuti penyeru, itu akhirnya jadi mainstream juga. Lalu di mana sifat antimainstream itu? Jawabannya adalah tidak ada.

2. Antimainstream Itu Sangat Sulit

Antimainstream secara umum itu tidak ada. Yang ada hanya antimainstream secara khusus. Dan itu amat sangat sulit. Nanti Anda tahu sendiri setelah membaca subjudul 3 di bawah.

3. Antimainstream di Kalangan Pengguna Komputer

Untuk mengetahui makna suatu kata sifat, kita harus mengetahui lawannya. Pertama-tama, kita lihat dulu mainstream di kalangan pengguna komputer itu seperti bagaimana. Komputer di sini dibatasi dengan desktop saja, bukan server dan bukan mobile. Anda menyuarakan antimainstreamisme? Bersiaplah.

Inilah Mainstream

  1. Menggunakan Windows.
  2. Menggunakan aplikasi-aplikasi Windows yang mainstream seperti Microsoft Office, Photoshop, CorelDRAW, Illustrator, Fruityloops, Aftereffects, 3D Studio Max, AutoCAD, IDM, dan sebagainya.
  3. Selalu mencari serial number / crack untuk membajak aplikasi Windows.
  4. Tidak merasa resah dan tidak pernah peduli dengan pembajakan software yang terjadi di kalangan sekolah / kampus dan menganggapnya hal biasa.

Inilah Antimainstream

  1. Menggunakan Linux.
  2. Menggunakan aplikasi-aplikasi legal antimainstream seperti Libreoffice, GIMP, Inkscape, Scribus, Audacity, OpenShot, Blender, Draftsight, XDMAN, dan sebagainya.
  3. Berusaha sekuat tenaga tidak mencari serial number / crack untuk membajak software apa pun. Entah Windows entah yang lain.
  4. Merasa resah dan selalu peduli dengan pembajakan software yang terjadi di kalangan sekolah / kampus dan menganggapnya “musuh abadi”.

Inilah Super-Antimainstream

  1. Menggunakan BSD (entah FreeBSD, NetBSD, PCBSD, DragonflyBSD, GhostBSD, atau lainnya).
  2. Sama dengan Inilah Antimainstream di atas.
  3. Idem.
  4. Idem.

4. Kepada Anda Penyeru Antimainstreamisme

Anda berpikir Windows satu-satunya OS di dunia? Masih menggunakan Windows? Sudahkah Anda menggunakan Linux?  Pernah terpikir menggunakan Linux, menghapus Windows? Tidak pernah / tidak mau? Lupakan kata antimainstream Anda selamanya.

5. Kepada Orang-Orang Sombong

Sombong = menolak kebenaran dan merendahkan orang lain (pastinya menyuarakan antimainstreamisme pula). Orang seperti ini cenderung menolak jika diajak menggunakan perangkat lunak legal bahkan cenderung mencaci maki orang yang berbaik hati menawarkan alternatif open source (yang jelas legalnya). Anda merasa sangat pintar dengan Windows ilegal Anda? Anda tidak pernah memikirkan perasaan orang lain (developer, misalnya)? Anda berpikir Windows satu-satunya OS di dunia? Pernah terpikir menempuh jalan Super-Antimainstream di atas? Tidak pernah / tidak mau? Lupakan kata antimainstream Anda selamanya.

6. Mengenai Linux, BSD, dan Open Source Software

Sistem operasi dan model lisensi paling antimainstream di dunia. Linux adalah nama kernel, sedangkan sistem operasi utuhnya disebut GNU/Linux (hanya saja orang lebih mudah menyebutnya ‘Linux’ saja). Contoh sistem operasi Linux adalah UbuntuLinux Mint, dan Slackware. BSD adalah Berkeley Software Distribution, suatu lisensi perangkat lunak sekaligus nama generik untuk sistem operasi yang asalnya dari Universitas Berkeley. Contoh sistem operasi BSD adalah NetBSD, FreeBSD, PCBSD, dan lain-lain. Sistem operasi BSD superantimainstream karena relatif membutuhkan lebih banyak pengaturan manual (baca: cara penggunaannya superantimainstream juga) daripada Linux. Open Source Software adalah sebutan untuk software yang lisensinya mengizinkan modifikasi terhadap resep (baca: source code) program. Sebagian besar open source software gratis, misalnya Mozilla Firefox, Libreoffice, VLC, dan lain-lain.

Ubuntu, dari http://ubuntu.com
Linux Mint, dari http://linuxmint.com
Slackware42
Slackware, dokumentasi pribadi
PCBSD, dari http://pcbsd.org

Penutup

Are you bragging about your antimainstream movement? Do you use computer? If so, at least use Linux on your computer. Don’t be brag. To be an antimainstream person is very difficult except you are smart / hardy enough. If you don’t understand this simple English sentence too, then forget your antimainstreamism now.

Iklan

23 thoughts on “Pengguna Komputer Antimainstream (?)

  1. Kadang yg antimainstream bs jd mainstream dan kemudian ada lg antimainstreamnya.
    Contoh:
    Mainstream: pake windows, ms office
    Antimainstream: pake linux, ms office di wine atau office native (libre, wps, dll)
    Lebih anti lg: linux, pake office native aja
    Lebih anti lg: linux, pake latex
    Ke depannya mungkin bs lebih anti mainstream lg
    Yg bagus? Yaa klo saya sih sesuaikan dgn kebutuhan dan keinginan aja 😀

  2. Sebenernya orang orang (pengguna rumahan dan bukan professional) gak terlalu butuh

    Mainstream.
    Microsoft Office, Photoshop, CorelDRAW, Illustrator, Fruityloops, Aftereffects, 3D Studio Max, AutoCAD, IDM.

    Kalau dari temen-temen ane sih, definisi antimainstream mereka adalah “Latest update”. Kalau yang lain pake office 2010 mereka 2013. kalau Autocad 2009 mereka pake 2013. Corel draw 4 mereka pake CD6. Dlll.

  3. anti mainstream di indo ma kl duit yang lu keluarin buat software di install di pclu dah lebih gede dari duit yang lu pake buat beli pc. kl yang opensource ma betaburan dah ga anti mainstream lagi 😀

  4. klo saya masuk yg mana yahh kang ??
    windows makek!!
    linux apalagi !!
    bsd buat icip2 doang !!
    ::serasa orang gak punya prinsip nich::
    hahaaaa…………….

  5. Menurut saya, penggunaan sistem operasi maupun software tidak bisa dinilai mainstream atau anti-mainstream begitu saja. Karena penggunaannya tergantung pada kebutuhan si pengguna.

  6. mungkin yang juga bisa dianggap sebagai ‘antimainstream’ adalah; memilih/menggunakan apa yang diyakininya benar. tak peduli apakah orang lain menganggapnya antimainstream atau tidak 🙂

    tapi saya paham kok maksud dan peruntukan artikel ini 🙂

    ditunggu artikel berikutnya, kang.

    • Sudut pandang dari artikel ini adalah saya sebetulnya agak jengkel melihat orang begitu mudahnya bilang “antimainstream” sambil menunjuk kepada dirinya sendiri. Antimainstream itu sulit sekali (kalau tidak belajar soal halal/haram). Ini bahasa kasarnya:

      Sombong amat? Emang elu pakai Windows legal di komputer elu? Aplikasi elu legal? Semuanya bajakan juga, kan? Elu mainstream.

      Saya pun mengerti akang mengerti.

Mohon jangan gunakan emotikon:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s