Mulai Belajar Linux

Bismillahirrahmanirrahim.

Tulisan ini tersedia dalam PDF.

Bagaimana cara memulai belajar Linux? Berikut saya tuliskan ringkasan dari apa saja yang harus dilakukan. Tulisan ini ditujukan untuk pemula. Saya tidak pernah membuat tulisan seperti ini sebelumnya. Semoga bermanfaat.

  1. Baca. Sebelum Anda menggunakan Linux, cari dulu bacaan mengenai Linux. Miliki dulu fondasi yang bagus. Baca dengan saksama agar tidak ada kesalahan fatal kelak. Contoh bacaan yang bagus di antaranya Wikipedia, Ilmukomputer, VLSM, Youtube, dan TLDP. Termasuk dari membaca adalah mempelajari Linux secara tidak langsung apakah dari aplikasi Otodidak[1] atau semacamnya. Termasuk membaca pula memiliki kemampuan Bahasa Inggris, kemampuan mencari[2], dan kemampuan troubleshooting[3].
  2. Memilih. Setelah Anda membaca, tetapkan satu pilihan. Apakah Ubuntu, openSUSE, Fedora, atau yang lainnya. Anda harus mampu memilih karena saat ini jumlah distro Linux sudah 2.000 lebih[4]. Jika tidak mampu memilih, saya merekomendasikan Ubuntu berdasarkan hitungan saya pribadi dari pengalaman[5]. Kalimat yang bagus dari Ketua KPLI NTB: “Choose one, master it consistently“.
  3. Instal Linux. Setelah Anda memilih, Anda harus menginstal Linux. Anda tidak bisa bersepeda kecuali Anda benar-benar belajar mengendarai sepeda.
  4. Sistem manajemen paket. Setelah Anda menginstal suatu distro Linux, yang pertama wajib Anda lakukan adalah mempelajari sistem manajemen paketnya. Jika itu Ubuntu, maka Anda wajib belajar dpkg dan apt[6][7][8][9]. Jika bukan Ubuntu, maka Anda wajib mempelajari sistem add/remove program di distro Anda[10]. Karena apa pun keinginan dan permasalahan Anda di Linux, dia akan selalu meminta pengetahuan sistem manajemen paket.

Yang menjadi pusat pembelajaran Linux itu sebenarnya sistem manajemen paket. Karena dengan menyebut sistem manajemen paket semata maka seluruh poin yang lain akan ikut tersebut di belakangnya. Pelajarilah semuanya tetapi utamakan sistem manajemen paket. Itu kunci supaya Anda bisa menggunakan Linux.


[1] http://malsasa.wordpress.com/2013/02/24/otodidak-versi-1-dirilis/

[2] http://malsasa.wordpress.com/2013/05/26/googling-pun-butuh-kemampuan/

[3] https://malsasa.wordpress.com/2014/06/01/panduan-praktis-troubleshooting-linux/

[4] https://restava.files.wordpress.com/2015/06/distrowatch.png (gambar diambil pada 10 April 2015)

[5] https://malsasa.wordpress.com/2013/04/27/panduan-memilih-distro-linux-untuk-pemula/

[6] http://malsasa.wordpress.com/2014/01/27/panduan-ringkas-apt-get/

[7] http://malsasa.wordpress.com/2014/10/06/panduan-dasar-terminal-ubuntu-untuk-pemula/

[8] http://malsasa.wordpress.com/2013/10/15/daftar-lengkap-repositori-lokal-ubuntu-12-04-plus-cara-mengaturnya/

[9] http://malsasa.wordpress.com/2014/03/16/kumpulan-ppa-ubuntu-yang-berguna/

[10] http://distrowatch.com/dwres.php?resource=package-management

Iklan

Dilarang menggunakan emotikon

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s