Pembelajar Linux yang Malas

Bismillahirrahmanirrahim.

Malas itu banyak tingkatannya. Tulisan ini mencakup hanya salah satu tingkat saja yakni yang sering muncul di Indonesia. Tipikal mau enak sendiri tapi nggak mau kerja. Tipikal yang tidak tahu malu. Tipikal malas membaca, suka memperbudak orang lain, inginnya selalu diistimewakan dan dihormati, ingin orang lain tunduk kepadanya, kekanak-kanakan, tapi bikin rusuh dan tidak terima jika diingatkan. Biasanya juga sangat kurang ajar seperti tidak pernah diajar sopan santun. Tidak peduli umurnya. Pembelajar macam itu perlu diperingatkan dengan keras.

  • Biasanya pengguna AON.
  • Biasanya minta diunggahkan ISO bergiga-giga tanpa kata tolong dan tanpa rasa sungkan.
  • Biasanya minta dicarikan solusi tanpa mematuhi etika bertanya dan minta dilayani saat itu juga.
  • Biasanya berlagak majikan dan menganggap forum berisi budak-budaknya.
  • Biasanya mengabaikan jawaban-jawaban yang diberikan pengguna senior.
  • Biasanya crossposting tanpa menghormati orang-orang yang ditanya.
  • Biasanya malas membaca dokumentasi.
  • Biasanya malas membaca kamus.
  • Biasanya marah karena pertanyaannya tidak dijawab sementara dia tidak membaca etika bertanya.
  • Biasanya beralasan “ini forum saling membantu, kan?” atau “buat yang mau jawab aja” tanpa malu.
  • Biasanya marah jika diingatkan. Terutama masalah sopan santun. Perangai kasar itu hanyalah senjata untuk menutupi kelemahannya.
  • Biasanya langsung minggat tanpa membantu balik setelah masalah selesai (seperti menganggap forum hanya berisi babu-babu).
  • Biasanya perilakunya seperti orang yang suka nyelonong rumah orang tanpa permisi / nyelonong pembicaraan tanpa malu / suka buang sampah sembarangan / suka merokok / suka pakai knalpot berisik / suka memutar musik keras-keras tidak peduli orang sekitarnya terganggu. Alasannya “ah, ini kan daerah kita-kita sendiri” atau “ah, kita kan teman, ya?” atau “ah, kan ada yang bagian mbersihkan” atau “ah, gak peduli orang lain”. Semoga orang macam itu lekas sadar.
  • Biasanya bodoh.

Jangan mengelak. Kamu sedang diperingatkan!

Iklan

Dilarang menggunakan emotikon

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s