Menanti Hadirnya Galeri

Bismillahirrahmanirrahim.

Di bawah ini saya tuliskan tuntutan kepada diri saya sendiri. Adapun untuk orang lain, ini hanya sebatas saran yang sangat saya harapkan hadirnya.

To The Point

  1. Publikasikan karya tanpa menyebut “dibuat dengan Inkscape”.
  2. Buat karya tanpa keinginan mempromosikan Inkscape.
  3. Buat karya tanpa keinginan mempromosikan Linux.
  4. Buat karya seni, bukan karya teknis.
  5. Buat karya seni yang berkualitas.
  6. Konsistenlah memakai Inkscape, tetapi fokuskanlah audiens dengan karya. Bukan alatnya.

Latar Belakang

  1. Selama ini, orang yang memublikasikan karyanya di internet, semuanya adalah orang teknis.
  2. Karya yang dibuat dengan Inkscape, umumnya, dibuat oleh orang teknis bukan orang seni.
  3. Niat orang yang menggunakan Inkscape, umumnya, mempromosikan Inkscape. Bukan seni.
  4. Niat orang yang menggunakan Inkscape, umumnya, mempromosikan Linux. Bukan seni.
  5. Memampang nama Inkscape di posting di gambar di setiap paragraf di mana-mana, adalah pekerjaan orang teknis bukan seniman. Pikiran mereka berat dengan “gimana caranya Inkscape dipakai masyarakat” bukan dengan “bagaimana saya membuat seni yang terbaik”. Saya menyebut ini caper.
  6. Seni –IMHO– dikerjakan oleh orang seni, bukan orang teknis.
  7. Jika memang Anda punya niat mempromosikan Inkscape, buat karya yang benar-benar berkualitas tanpa caper.
  8. Tujuan akhir penantian ini adalah orang-orang bakal tanya “gimana cara membuatnya” dan kita menjawabnya “gunakan Inkscape”.
Iklan