Mereka Benci Free Software

Bismillahirrahmanirrahim.

Tulisan ini dibuat untuk para pengguna free software yang mengalami ejekan atau hasutan dari oknum tertentu yang tidak menyukai free software dan platform GNU/Linux. Tulisan ini dibuat sebagai pemberi jawaban yang akurat untuk menolak ejekan tersebut. Semoga tulisan ini bermanfaat.

  • Mereka menuduh: pengguna GNU/Linux adalah fanatik. Faktanya: setiap orang menginginkan kemerdekaan software, termasuk mereka yang menuduh itu sendiri. Bukti telak orang butuh software merdeka ialah “pembajakan” (dalam tanda kutip) terhadap proprietary software semacam Windows atau Microsoft Office, yang menandakan si pelakunya menginginkan software freedom nomor 0, yaitu kebebasan untuk menjalankan program sesuai keinginan pengguna (baca: secara full version). Menggunakan GNU/Linux berarti memperoleh kemerdekaan full version tersebut; tanpa melanggar hukum dan tanpa menzalimi developernya. Para penuduh itu sendiri sangat mencintai kebebasan, terbukti banyak di antara mereka meng-crack banyak proprietary software komersial.
  • Mereka menuduh: GNU/Linux itu jelek karena manfaat teknisnya kurang. Faktanya: betul, di sisi desktop di sebagian bidang komputasi GNU/Linux dan free software tidak lebih baik dibanding Windows atau proprietary software tertentu. Namun mereka tidak menyebutkan bahwa salah satu sebab terbesarnya adalah paten software yang dilakukan oleh vendor-vendor proprietary software dan vendor-vendor standar tertutup (yakni dari kalangan mereka sendiri). Kebanyakannya mereka penuduh sendiri tidak tahu (dan itu perlu dikasihani), dan beberapa yang pintar dari mereka sengaja tidak memberitahukannya.
  • Mereka menuduh: komunitas free software itu NATO. Faktanya: komunitas free software sudah sangat sibuk dengan terlalu banyak persoalan yang mesti diselesaikan (yakni proprietary software adalah masalah, dan free software solusinya), di antaranya adalah software development. Komunitas punya prioritas, sedangkan masalah yang mesti diselesaikan sudah terlalu banyak (yang nantinya bermanfaat untuk Anda), maka lebih pantas Anda memberi maaf apabila permohonan Anda tidak dapat diselesaikan dengan cepat.
  • Mereka menuduh: pengguna free software itu hanya cari gratisan. Faktanya: mendistribusikan software secara gratis itu termasuk dalam kemerdekaan software. Mendistribusikan software secara berbayar juga termasuk kemerdekaan tersebut! Pengguna memperoleh 2 kebebasan sekaligus dengan free software, bukan dengan proprietary software. Oleh karena itu mereka memilih free software. Terlebih lagi, banyak pengguna free software berkontribusi balik kepada developer dari program yang dipakainya, tidak seperti pengguna proprietary software. Itu pilihan yang cerdas.
  • Mereka menuduh: free software tidak penting, proprietary software yang terbaik. Faktanya: sebelum adanya proprietary software, free software lebih dahulu ada, tepatnya di sekitar 1960-an. Proprietary software muncul dari anggapan bahwa software termasuk dari property, dan itu dimulai sekitar 1970. Gerakan free software yang sekarang adalah gerakan untuk mengembalikan kebebasan software 1960-an itu setelah dihimpit oleh munculnya prinsip property di bidang software itu tadi. Apabila tidak penting, semestinya tidak perlu masa 1960 itu diperjuangkan kembali sejak 1985-2016 ini.
  • Mereka menuduh: pengguna free software itu idealis dan penipu karena mereka juga pakai ATM (karena biasanya mesin ATM bersistem Windows). Faktanya: free software movement titik beratnya ada pada “… to put its users in control of their own computing…“. Kata kuncinya adalah “own” artinya “milik sendiri”. Maka bacalah dasar-dasar free software dulu sebelum berbicara. Sekarang komputer ATM itu komputer milik pengguna sendiri, atau bukan? Dan tidak ada yang salah dengan menjadi idealis, karena idealis berarti ingin menolong orang lain. Dan kami tidak menipu siapa-siapa, justru kami berusaha biar orang-orang yang ditipu oleh software dan standards yang tidak menghargai kebebasan penggunanya (termasuk ditipu virus & malware) sadar.

Apabila oknum yang menuduhkan hal-hal seperti di atas itu orang yang telah memahami prinsip free software (bukan orang yang bodoh tidak tahu apa-apa), mereka terus menerus mengejek Anda, maka ketahuilah bahwa sebenarnya mereka benci free software.

Iklan

One thought on “Mereka Benci Free Software

Komentar ditutup.