Solusi Kasus Ransomware 2016 di Windows

Bismillahirrahmanirrahim.

Tulisan ini menyampaikan solusi singkat atas kasus-kasus ransomware 2016 yang sudah mengenai banyak pengguna Windows di Indonesia. Ransomware seperti Cerber3 atau Zepto sudah menyandera data-data dari banyak sekali pengguna Windows di Indonesia, yang data itu tidak bisa dikembalikan lagi selamanya. Tulisan ini adalah ringkasan dari tulisan Menyoal Ransomware Windows sebelumnya. Setiap risiko penggunaan dari tulisan ini adalah tanggung jawab masing-masing pembaca, bukan saya. Semoga tulisan ini bermanfaat. (Ade Malsasa Akbar, teknoloid@gmail.com)

1. Yang Belum Terserang

Terhadap Anda yang belum terserang ransomware, apabila Anda bertanya: “ke mana data saya aman disimpan?” maka jawaban dari solusi yang saya tawarkan adalah simpan di partisi GNU/Linux. Tentu Anda harus menginstal dulu sistem operasi GNU/Linux untuk bisa menggunakannya.

Tambahan: apabila Anda memiliki media penyimpanan eksternal yang aman, segera salin semua data Anda kepadanya. Perbanyak salinannya. Dan enkripsilah datanya.

2. Yang Sudah Terserang

Terhadap Anda yang komputernya sudah terserang ransomware, apabila Anda bertanya: “apa masalahnya dan bagaimana data saya?” maka jawabannya “ada 2 masalah terjadi yakni pertama malware bertipe ransomware sedang berjalan di komputer Anda dan kedua data-data Anda telah dikunci dan tidak bisa dibuka lagi selama-lamanya”.

a) Bagaimana solusinya? Terhadap datanya:

Solusi pertama (yang saya sendiri dan Anda membencinya) adalah bayar uang tebusan kepada vendor ransomware tersebut (yang hal ini tidak menjamin 100% data Anda selamat, ingat bahwa mereka penjahat kriminal). Solusi kedua adalah mencari metode dekripsi dari luar vendor ransomware, misalnya dari perusahaan antivirus tertentu, untuk mendekripsi data-data Anda (namun tidak ada jaminan ini bakal gratis). Solusi ketiga (yang mungkin Anda tidak suka, tapi itu kenyataannya) adalah hapus semua HDD Anda dan beralihlah ke GNU/Linux dan free software.

b) Bagaimana solusinya? Terhadap ransomware-nya:

Solusi pertama (yang tidak saya rekomendasikan) adalah pindai seluruh HDD Anda dari antivirus khusus ransomware dari komputer luar dan hapus seluruh instansi ransomware sampai bersih dari HDD Anda. Jangan pindai hanya satu partisi, tetapi pindai semuanya. Solusi kedua (yang saya rekomendasikan) adalah hapus semuanya dan beralihlah ke GNU/Linux dan free software. Restore data-data Anda dari salinan backup yang sudah pernah Anda buat sebelumnya.

3. Mengapa Harus GNU/Linux dan Free Software?

Dengan kasus ransomware ini Anda akan betul-betul menyadari bahwa Windows adalah proprietary software yang lemah keamanannya, yang sangat rentan dikontrol oleh vendor (apakah itu Microsoft atau vendor malware), yang tidak menghargai kebebasan pengguna. Esensi kasus ransomware di Windows adalah penguna dikendalikan oleh vendor, yakni vendor dari ransomware tersebut. Ransomware dan segala jenis virus lainnya adalah proprietary software. Proprietary software selalu tidak pernah bisa aman dari satu hal: dari vendornya.

Sebaliknya, GNU/Linux adalah free software yang artinya secara esensial mereka aman dari vendor, apakah aman dari developer GNU/Linux itu sendiri maupun aman dari segala vendor lainnya. Dengan free software pengguna mengendalikan software, bukan software mengendalikan pengguna. Oleh karena itu, dengan free software, vendor tidak bisa mengendalikan pengguna. Itulah kenapa GNU/Linux dan free software aman. Maka pertimbangkanlah untuk beralih segera ke GNU/Linux. Baca artikel Menyoal Ransomware Windows.

Tambahan: pertimbangkan lagi, bahwa menginstal GNU/Linux dan memindah data Anda kepada partisinya jauh lebih cepat (hemat waktu), murah (hemat biaya), dan lebih pasti (hemat tenaga). Kasus ransomware selalu merupakan kasus yang urgent.

4. Anda Mau Migrasi?

Apabila Anda sudah memutuskan untuk migrasi ke GNU/Linux dan free software, Anda bisa mulai membaca situs yang dibuat khusus sebagai panduan migrasi pemula seperti Bermigrasi GNU/Linux, Daftar Hardware GNU/Linux, Daftar Modem GNU/Linux, Komunitas Migrasi GNU/Linux, Bengkel Ubuntu, dan seterusnya. Hubungi saya apabila Anda perlu informasi.

Iklan

3 thoughts on “Solusi Kasus Ransomware 2016 di Windows

Komentar ditutup.