Ketidaksempurnaan Itu Bukanlah Penindasan

Bismillahirrahmanirrahim.

Ade Malsasa Akbar <teknoloid@gmail.com>

Tulisan ini menegur orang yang punya salah paham yaitu memosisikan aktivis free software seolah-olah sebagai penindas atau kriminal dengan dalih ketidaksempurnaan sang aktivis. Tulisan ini hendak meluruskan kesalahpahaman itu dengan cara menjabarkan contoh-contohnya, apa sumber masalahnya, dan apa solusinya. Tulisan ini terinspirasi dari tulisan FSF di situs Proyek GNU dengan judul Imperfection is not the same as oppression (“Ketidaksempurnaan itu tidak sama dengan penindasan”). Semoga tulisan ini bermanfaat bagi semua pihak.

1. Contoh Kasus

Sebagian orang yang baru kenal komunitas free software memandang dengan pandangan antipati, menolak, atau menyikapi keras terhadap aktivis-aktivis free software yang seperti berikut:

  • sebagian aktivis free software tidak mau menuntun satu per satu kepada seorang pemula
  • sebagian aktivis free software tidak bisa menyelesaikan masalah teknis seorang penanya
  • sebagian aktivis free software tidak menjawab pertanyaan seorang penanya
  • sebagian aktivis free software tidak memakai bahasa orang awam bagi seseorang pemula
  • sebagian aktivis free software menjelaskan software freedom dan perlisensian kepada orang lain

2. Contoh Masalah

Yang salah dari contoh-contoh kasus di atas ialah ketika orang yang salah paham itu menyikapi aktivis free software seolah-olah sang aktivis adalah penindas atau bahkan kriminal. Pensikapan ini salah dan sangat tidak patut, dan harus ada orang berbicara meluruskannya agar tidak menjadi kebiasaan. Contoh kesalahan-kesalahan itu ialah:

  • orang mengkritik keras (tanpa dasar) aktivis-aktivis yang tidak mau menuntun satu per satu
  • orang menjelek-jelekkan atau memarahi aktivis-aktivis yang tidak bisa menyelesaikan suatu masalah teknis
  • orang jengkel, sebal, marah terhadap aktivis-aktivis yang tidak menjawab pertanyaan
  • orang menolak, memarahi, menjelek-jelekkan, mengusir, menyudutkan, aktivis-aktivis yang tidak memakai bahasa orang awam
  • orang marah, jengkel, menolak, menjelek-jelekkan aktivis-aktivis yang menjelaskan software freedom

3. Anda Ini Sedang Ditindas

Anda itu tertindas. Yang menindas Anda adalah nonfree software dan developernya (dan penyerunya). Posisi kami bukan menindas Anda, tetapi kami mau membebaskan Anda penindasan nonfree software. Dari mana kami tahu masalah ini? Dari lisensinya. Baca lisensi software Anda. Apakah hanya lisensinya? Tidak, sayang sekali tidak, sungguh nonfree software juga menindas Anda dalam masalah teknis sekalipun. Ketahuilah semua malware dan virus tergolong nonfree software juga. Windows dan Mac OS X mengandung malware sejak dari “pabriknya” sama saja ori atau non-ori. Aktivis free software cuma mau menyadarkan Anda atas masalah ini dan memberi Anda solusi. Yang menindas Anda bukan kami. Periksalah fakta-fakta ini:

https://www.gnu.org/proprietary/proprietary.en.html

http://www.gnu.org/proprietary/malware-microsoft.en.html

https://www.gnu.org/proprietary/proprietary-insecurity

http://www.gnu.org/proprietary/proprietary-sabotage

https://www.gnu.org/proprietary/proprietary-back-doors.en.html

https://www.gnu.org/proprietary/malware-apple.html

https://www.gnu.org/proprietary/malware-adobe

https://www.gnu.org/proprietary/malware-appliances.en.html

https://www.gnu.org/philosophy/free-software-even-more-important.html

https://linuxdreambox.wordpress.com/2017/01/31/windows-10-license-restrictions-on-the-users

4. Di Mana Salahnya

Salah orang yang salah paham itu ialah mereka memperlakukan aktivis-aktivis free software seolah-olah penindas atau kriminal. Sikap orang-orang ini keras dan berlebihan kepada aktivis, yang justru sedang membela mereka dan berpihak penuh kepada mereka. Mestinya perlakuan itu diarahkannya ke nonfree software dan developernya, terutama yang mayor-mayor, itu baru pantas dan layak, karena merekalah yang menindas Anda.

Perlu Anda ketahui: aktivis yang menjelaskan software freedom itu sedang memihak Anda semuanya tak peduli Anda pengguna Windows, GNU, Mac OS X, atau lainnya, yakni hendak membebaskan Anda dari penindasan nonfree software. Selama status Anda ialah pengguna software maka kami hendak menolong Anda. Ketahuilah, nonfree software itu penindasan, dan mayoritas nonfree software melakukan tindak kriminal terhadap penggunanya; dan kami aktivis free software sedang berusaha memahamkan Anda supaya bebas darinya.

Yang penindas dan yang kriminal itu bukanlah aktivis free software, Saudara-saudara.

5. Sumber Masalah

Sumber masalahnya hanyalah ketidakpahaman akan software freedom. Orang yang salah paham semata tidak paham saja mengenai software freedom. Apa artinya tidak paham software freedom? Artinya sebagai berikut:

  • orang tidak paham bahwa nonfree software menindas dan mencelakakan penggunanya
  • orang tidak tahu misi komunitas free software (utamanya GNU/Linux) ialah mengeliminasi semua nonfree software
  • orang tidak tahu bagaimana bersikap dalam komunitas free software
  • orang tidak tahu nonfree software sebagai masalah yang harus diselesaikan dan dihapuskan
  • orang tidak tahu nonfree software merugikan mereka sendiri dan orang lain
  • orang memandang ketidaksempurnaan aktivis sebagai penindasan
  • orang berada dalam ketidakberdayaan
  • karena tidak berdaya, orang bingung mengarahkan kemarahannya kepada siapa, akhirnya salah

Nonfree software membuat Anda tidak berdaya. Anda pakai Anda rugi (rugi individual & rugi sosial); Anda tidak pakai Anda juga rugi (Anda butuh fiturnya misalnya). Faktanya, semua nonfree software menjatuhkan Anda kepada 2 kejahatan: Anda turuti lisensinya Anda jahat kepada masyarakat sosial, tapi sebaliknya, Anda langgar lisensinya Anda jahat kepada developernya. Inilah sebabnya Anda bingung.

Sekali lagi, karena nonfree software itulah Anda tidak berdaya dan Anda bingung menyalahkan siapa (apabila Anda belum paham software freedom). Seandainya nonfree software yang Anda pakai itu ialah free software, Anda bebas dari ketidakberdayaan ini dan kami pun bebas tugas. Namun masalahnya nonfree software menindas Anda. Maka kami jelaskan supaya ketahuan apa masalahnya dan apa solusinya.

6. Ke Mana Kritik Anda Harusnya Diarahkan

Yang seharusnya Anda kritik keras dan tegas adalah nonfree software dan para developernya. Simpel sebabnya karena nonfree software menindas Anda dan para pengguna. Itu porsi paling utama yang seharusnya. Kritik ngawur (atau pengusiran?) terhadap aktivis free software yang berusaha menjauhkan Anda dari penindasan, adalah kesalahan.

7. Solusi & Wujudnya

Apa solusi atas nonfree software? Solusinya adalah free software. Simpel, tegas, jelas. Bagaimana bentuknya? Ini yang harus dibahas. Hanya ada 2 bentuk solusi yang dua-duanya menyelesaikan masalah penindasan pengguna oleh nonfree software:

  • 1) Dari sisi developer: para developer nonfree software favorit Anda harus mengubah lisensinya menjadi free software
  • 2) Dari sisi pengguna: para pengguna nonfree software (termasuk Anda) harus migrasi ke free software

Teori di atas jika diwujudkan dalam praktik nyata, maka seperti ini:

  • 1) Dari sisi developer: Anda dan para pengguna nonfree software (Windows misalnya) menulis surat bersama-sama kepada developernya (Microsoft misalnya) meminta ubah lisensinya menjadi free software
  • 2) Dari sisi pengguna: para pengguna nonfree software (Windows misalnya) menggunakan GNU/Linux apakah dualboot atau singleboot

Sekali Anda melihat kedua pilihan ini, muncul sanggahan bahwa pilihan (1) di atas mustahil terjadi. Ya, itulah ketidaksempurnaan Anda dan para pengguna nonfree software: Anda tidak punya power untuk mengubah Microsoft. Dan ketidaksempurnaan Anda ini bukanlah penindasan terhadap siapa pun.

8. Usaha Mencapai Solusi

Siapa yang berusaha mencapai solusi di atas? Kami, aktivis free software. Siapa yang duluan? Kami juga. Bagaimana caranya? Caranya dengan menjelaskan software freedom, menyadarkan bahwa nonfree software menindas Anda dan pengguna lainnya. Semua aktivis GNU/Linux pasti akan menyadarkan Anda ke arah situ secara eksplisit maupun implisit, pasti, karena kami tahu fakta-fakta penindasan nonfree software. Kami paham kejahatan Microsoft, dengan bukti, maka kami jelaskan kepada Anda, atau kami ajak Anda bebaskan diri darinya. Kami paham kejahatan pengedar virus & malware, sepaham Anda sendiri, maka kami beri Anda pengetahuan dan solusi. Bentuk usaha kami yang paling terkenal adalah membantu orang-orang migrasi dari Windows ke GNU/Linux. Usaha ini adalah kebaikan bagi kami sendiri dan bagi Anda, karena dengan ini semua pihak untung, dan hilanglah penindasan nonfree software.

9. Kekurangan Aktivis

Di dalam usaha mencapai solusi, aktivis free software di seluruh Indonesia memiliki kekurangan-kekurangan. Saya sudah sebutkan di bagian awal tulisan semuanya. Namun apakah pantas orang salah paham sampai mencaci maki dan memblokir orang lain dari pembicaraan kami, dengan dalih kekurangan kami? Kami sangat tidak setuju dengan kesalahpahaman dan sikap ekstrem ini. Berikut penjelasannya:

  • soal tidak menuntun satu per satu: bukan karena tidak mau, tetapi karena tidak bisa. Pertama tidak ada ikatan dinas antara aktivis dan orang tersebut, kedua masalah waktu, ketiga masalah biaya. Tidak mungkin aktivis menuntun satu per satu orang melalui internet.
  • soal tidak bisa menyelesaikan masalah teknis: masalah setiap orang berbeda, dan bisa jadi kesemua aktivis di saat yang sama tidak pernah mengalami masalah Anda.
  • soal tidak menjawab pertanyaan: aktivis free software tidak terus menerus online, setiap mereka juga punya kehidupan, dan setiap mereka sangat menjaga peraturan forum (yang mungkin tidak dibaca si penanya).
  • soal tidak berbahasa awam: aktivis free software mengetahui arti istilah, kapan suatu istilah digunakan, dan bagaimana cara menggunakan istilah itu. Aktivis tahu itu lebih dari orang awam. Free software adalah sains, adalah computer science, maka istilah-istilah harus diletakkan pada tempatnya dan diajarkan sesuai porsinya. Aktivis punya ilmunya, karena mereka pernah awam, sedangkan orang awam belum punya. Bukan guru yang di-downgrade, tetapi murid yang di-upgrade.
  • soal menjelaskan software freedom: mengetahui software freedom adalah hak Anda dan hak semua orang, jadi kami menunaikan hak Anda. Kami tidak merampas hak ini dari Anda (kebalikan nonfree software).
  • soal semuanya: jumlah aktivis free software itu sangat sedikit di Indonesia, yang kompeten lebih sedikit lagi, maka ada satu saja dan dia konsisten itu sudah sangat bagus.

Maka jelaslah kekurangan aktivis free software di atas sama sekali bukan penindasan.

10. Ketidaksempurnaan Bukanlah Penindasan

Ketidaksempurnaan kami bukan penindasan terhadap Anda. Ketidakbisaan kami di satu masalah, bukan alasan untuk memblokir orang lain dari pembicaraan kami atas software freedom dan GNU/Linux. Sebagaimana mustahilnya para pengguna Windows menulis surat minta ganti lisensi kepada Microsoft, yang itu ketidaksempurnaan mereka, maka ketidaksempurnaan kami pun bukan penindasan. Yang menindas pengguna itu adalah nonfree software dan developernya. Yang Anda harus sikapi keras sebagai penindas adalah mereka, bukan kami.

11. Solusi Atas Kekurangan Aktivis

Jika aktivis punya kekurangan, maka cari solusinya. Proposal dari saya sebagai berikut:

Untuk pengguna/Anda:

  • 1) Anda yang datang langsung kepada aktivis (bukan sebaliknya) untuk belajar intensif
  • 2) bayar waktu mereka dengan biaya yang patut
  • 3) jadikan kursus free software berbayar yang solid dan kontinu
  • 4) ajak teman-teman Anda melakukannya juga
  • 5) bersabarlah belajar dan tidak mengeluh

Untuk aktivis:

  • 1) teruskan aktivitas & sosialisasi free software yang telah dilakukan
  • 2) luruskan orang yang salah paham dengan artikel ini
  • 3) adakan kursus berbayar intensif untuk para pengguna (bagi aktivis yang mampu)
  • 4) ajak pihak-pihak ketiga untuk bekerja sama

12. Penutup

Dengan solusi saya di atas, maka dapat terselesaikan masalah kedua belah pihak, dan keduanya diuntungkan + komunitas di luarnya ikut untung. Inti masalahnya hanya berputar pada tidak bertemu langsungnya antara guru dan murid secara sinambung. Itu masalah Anda. Solusinya bukanlah memperlakukan aktivis free software seolah penindas dan kriminal, tetapi solusinya adalah kembali ke cara belajar guru-murid dengan adab yang benar dan patut. Pelajari software freedom.

Tulisan ini berlisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0/. Anda bebas membaca, menyalin, mengubah, mencampur, mencetak, menjual, mendistribusikan artikel, selama atribusi diberikan dan lisensi tidak berubah.

Iklan

Dilarang menggunakan emotikon

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s