Etika Email

Bismillahirrahmanirrahim.

Banyak sekali orang kirim email tanpa etika. Ini kesalahan fatal. Artikel ini ditujukan buat orang yang salah beremail secara singkat apa salahnya dan bagaimana benarnya.

  1. Tidak menulis subjek itu salah dan sangat tidak sopan. Jika Anda berkorespondensi bisnis, ini menunjukkan keamatiran Anda. Gambarkan dengan kata-kata isi email Anda pada subjek seperti judul cerita.
  2. Menyingkat kata-kata itu sangat tidak sopan dan mengganggu. Melakukan ini berarti Anda meremehkan para penerima. Melakukan ini berarti memaksa penerima buang waktu mengartikan singkatan-singkatan Anda. Jangan pernah menyingkat kata-kata dalam email.
  3. Salah tulis email itu fatal. Jangan sampai ada kesalahan ketik dan salah attachment (atau lupa menyertakannya) sama sekali. Email yang telanjur dikirim tidak bisa diedit. Selalu baca ulang 3x sebelum mengirim.
  4. Salah kirim itu fatal. Jangan sampai informasi rahasia Anda untuk A salah kirim ke B. Menerapkan enkripsi GPG termasuk pencegahan terbaik. Selalu baca ulang 3x sebelum mengirim.
  5. Tidak menulis salam, tidak memperkenalkan diri itu salah. Orang yang menerima email bisa jadi tidak kenal Anda, dan tidak semestinya Anda merasa terkenal.
  6. Menulis tanda berulang (??? atau !!!) itu salah dan menyakiti penerima. Lebih menyakitkan jika ini ditulis sebagai subjek. Jangan pernah lakukan ini.
  7. Memaksa penerima menjawab itu salah. Jika Anda yang butuh (misal, meminta ilmu) maka Anda yang butuh, tunggu dengan sabar sampai penerima membalas.
  8. Full-copy reply itu sangat mengganggu penerima. Anda membalas email biasanya otomatis menyertakan full-copy email yang dibalas dan ini mengganggu. Telitilah dan selalu hapus salinan email jika Anda membalas, jangan biarkan salinan terkirim kecuali Anda edit supaya ringkas & seperlunya.
  9. Tidak mengindahkan tata bahasa itu tidak baik. Email adalah ladang berlatih berbahasa sebagus-bagusnya, bukan untuk disia-siakan. Indahkan tata bahasa dan tulis sebaik mungkin surat Anda.
  10. Email terlalu panjang itu mengganggu. Kecuali memang butuh, seperti untuk analisis, jangan tulis email panjang.
  11. Tidak minta maaf ketika bersalah menunjukkan kepribadian Anda. Ini akan membuat para penerima mempermalukan Anda. Selalu segera minta maaf jika bersalah.
  12. Malas adalah sebab kesalahan etika email. Maka jangan malas saat beremail. Jangan hilang konsentrasi dan jangan mengantuk.

Artikel ini berlisensi CC BY-SA 3.0.

Iklan

Mohon jangan gunakan emotikon:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s