Sudah Saatnya Kursus Online GNU/Linux Diadakan

Bismillahirrahmanirrahim.

Anda ingin mempromosikan GNU/Linux di Indonesia? Ingin banyak orang memakai GNU/Linux di sekolah, kantor, dan rumah mereka? Anda capek mempromosikannya dengan cara lama? Anda ingin cari nafkah? Maka sudah saatnya kita adakan kursus-kursus online GNU/Linux. Dan Telegram sangat cocok dipakai sebagai medianya. Inilah yang sedang saya lakukan di Kursus Teknoplasma. Bagaimana detailnya? Baca seterusnya.

Petunjuk:

  1. Semua orang pakai Telegram saat ini.
  2. Telegram bisa kirim teks & gambar, bisa kirim berkas apa pun, bisa forward kiriman tanpa batas.
  3. Orang suka kursus online yang gratis.

Contoh praktik:

  1. Umumkan bahwa Anda adakan kursus online di Telegram ‘perkenalan GNU/Linux’ atau semisal.
  2. Lihat berapa banyak orang berdatangan sebab kursus Anda gratis.
  3. Beri mereka Silabus materi.
  4. Ajarkan materi itu secara live di Telegram saat semua peserta online.
  5. Anda mempromosikan GNU/Linux tanpa penolakan, tanpa kesulitan, minim tenaga, dan pesertanya sendiri yang datang.

Keunggulan:

  • Lebih banyak orang yang mendengarkan Anda
  • Lebih banyak orang yang hadir (cara lama cenderung tidak dihadiri orang).
  • Lebih besar kemungkinan orang berminat dengan GNU/Linux
  • Lebih mudah diikuti orang banyak (ya, bisa pakai hape doang)
  • Lebih banyak orang yang setia (hari ini datang, besok datang lagi, tidak kabur)
  • Lebih luas jangkauannya (sebab sekali data diunggah bisa diforward ke mana pun)
  • Lebih langgeng (kursus yang sudah selesai bisa ditranskrip, diabadikan online)
  • Tampak jelas mana orang yang niat dan yang tidak niat
  • Orang akan tahu kepada siapa harus minta bantuan, berbayar sekalipun (yaitu kepada Anda)
  • Memungkinkan bagi Anda mengadakan kursus berbayar, Anda promosikan itu saat kursus gratis rame-ramenya
  • Anda bisa cari nafkah

Sudah saatnya kita memperbesar edukasi & promosi free software dan GNU/Linux di Indonesia dengan cara yang lebih cepat & lebih menguntungkan semua pihak. Cara yang tidak merugikan waktu Anda, juga tidak menyulitkan masyarakat. Kursus online adalah jalannya. Saya percaya itu.


Tulisan ini berlisensi CC BY-SA 3.0 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0/.

Iklan

Perkembangan Proyek Bengkel Ubuntu #6 Kamis 27 Juli 2017

Bismillahirrahmanirrahim.

Malam ini 27 Juli 2017 telah diselesaikan penulisan angka ukuran berkas (dalam KB atau MB) bagi setiap paket di halaman Ubuntu 16.04 64 bit. Pekerjaan melelahkan dan butuh ketelitian ini dirampungkan oleh Kang Rahmad Nur Kholifatur R (terima kasih & jazakallahu khairan kepada beliau).

Tentang Proyek Bengkel Ubuntu

BengkelUbuntu.org adalah tempat mengunduh software untuk Ubuntu yang bisa diinstal di komputer pengguna secara offline. Software disediakan dalam format .alldeb dan bisa diinstal di sistem dengan program Alldeb Manager. Proyek Bengkel Ubuntu didirikan untuk para pengguna yang offline, kesulitan internet, migrasi kantor/lab, atau butuh software yang bisa dibagi-bagikan ke teman secara offline. Proyek ini didirikan oleh Ade Malsasa Akbar pada tahun 2014 dengan donasi hosting dan domain dari Egi Adithia Pradana.

Upgrade KDE Plasma di Neon OS

Bismillahirrahmanirrahim.

Sebab saya instal KNotes di Neon 5.10.3 dengan versi KDE Plasma yang sama dengan OS-nya, Neon saya broken fatal sampai tidak bisa mengeksekusi binary semua program KDE (termasuk display manager, Spectacle, bahkan file manager). Neon saya blank screen ketika login. Masalah ini persis seperti sebelumnya jadi saya tahu obatnya cukup sudo apt-get upgrade. Masalahnya, unduhannya mencapai 300MB lebih. Masalah terselesaikan malam ini 21 Juli 2017 setelah sudo apt-get upgrade rampung dan Neon saya sembuh. Kecepatan unduhan sekitar 200-300KB/s memakai @wifi.id dan rampung dalam kisaran waktu 20 menit.

Catatan I: pada upgrade ini Plasma saya masihlah 5.10.3 padahal hari ini sudah dirilis 5.10.4 di repositori Neon User Edition yang saya pakai.

Catatan II: barulah setelah upgrade ini saya melihat versi 5.10.4 tersedia di repo.

Awas Penipuan: Mereka Ingin Samakan Free Software dan Proprietary

Bismillahirrahmanirrahim.

Ketahuilah bahwa free software berbeda dari proprietary. Free adalah lawan proprietary, berkebalikan total. Free berarti menunaikan hak pengguna, proprietary berarti sebaliknya. Proprietary itu masalah dan bukan solusi, sementara free software solusinya. Ini ringkasan perbedaan antara proprietary dan free software yang tidak mungkin disamakan selama-lamanya:

Maunya mereka “sama saja free dan proprietary software itu, jangan bedakan!”. Ini propaganda. Apa maunya mereka pencinta proprietary memaksa Anda samakan proprietary dengan free software? Mau mereka ialah keuntungan pribadi yang merugikan Anda secara massal, keuntungan itu ialah kontrol total atas kehidupan perkomputeran & pribadi Anda. Ini power yang tidak seharusnya dipegang siapa pun. Dan inilah propaganda proprietary software namanya.

Ini penipuan!

Awas tertipu orang-orang yang mempropagandakan proprietary. Free software tidak sama dengan proprietary, free software lawan proprietary, tidak sama free software yang menunaikan hak pengguna dengan proprietary yang sengaja sebaliknya. Free software selalu lebih baik daripada proprietary, karena dia menunaikan hak Anda. Jangan mau ditipu, jangan mau disimpangkan!


Tulisan bertopik software freedom ini berlisensi Creative Commons Attribution-NoDerivs 3.0 https://creativecommons.org/licenses/by-nd/3.0/.