Jadwal KOrganizer Saya Februari 2018

Bismillahirrahmanirrahim.

Iklan

Sedia

Bismillahirrahmanirrahim.

Saya sedia perlengkapan GNU/Linux untuk Anda:

  1. DVD GNU/Linux (distro apa saja, versi berapa saja)
  2. Video Tutorial (berbasis Ubuntu, berbahasa Indonesia)
  3. USB Flash Disk Multiboot (isi 4 OS atau 8 OS)

Harga:


  • DVD GNU/Linux: Rp20.000 per keping
  • DVD Video Tutorial: Rp50.000 per keping
  • USB Multiboot: Rp150.000 untuk 8GB, Rp200.000 untuk 16GB

Keterangan:


  • DVD GNU/Linux: Trisquel, Uruk, PureOS, Ubuntu, Mint, Manjaro, openSUSE, Fedora, dan lain-lain, versi 32 bit maupun 64 bit.
  • Video Tutorial: kumpulan 30+ video buatan saya sendiri di YouTube Belajar GNU/Linux dalam 1 keping DVD. Materinya mencakup dasar-dasar pengoperasian GNU/Linux, perintah dasar Terminal, pengoperasian antarmuka desktop, pemakaian LibreOffice Writer, dan cara instalasi aplikasi di Ubuntu.
  • USB Multiboot: flash disk 8GB atau 16GB (pilihannya SanDisk atau ADATA) berisi banyak distro GNU/Linux siap pakai. Satu biji 8GB bisa menampung sampai 4 distro, misalnya Ubuntu-Trisquel-Manjaro-Fedora.

 

Sebuah flash disk multiboot ketika dijalankan di komputer (berisi banyak OS)

Cara pemesanan:


DVD GNU/Linux: kirim email ke gnumax@protonmail.com berisi:

  • Ringkasan pesanan: misalnya: “saya mau beli satu DVD Ubuntu versi 16.04 arsitektur 64 bit, alamat saya Nomor-Kecamatan-Kota-KodePos, tolong dikirim via JNE, berapa total ongkosnya?
  • Saya akan balas dengan keterangan waktu pengiriman, ongkos kirim, dan ongkos total.

Video Tutorial: kirim email ke gnumax@protonmail.com berisi:

  • Ringkasan pesanan: misalnya: “saya mau beli satu DVD video tutorial, alamat saya Nomor-Kecamatan-Kota-KodePos, tolong dikirim via JNE, berapa total ongkosnya?
  • Saya akan balas dengan keterangan waktu pengiriman, ongkos kirim, dan ongkos total.

USB Multiboot: kirim email ke gnumax@protonmail.com berisi:

  • Ringkasan pesanan: misalnya: “saya mau beli satu flash disk merek SanDisk 8GB, saya minta diisikan Trisquel 8, Uruk 2.0, Mint 18.3, Kubuntu 17.04 semuanya yang 64 bit; alamat saya Nomor-Kecamatan-Kota-KodePos, tolong dikirim via JNE, berapa total ongkosnya?
  • Saya akan balas dengan keterangan waktu pengiriman, ongkos kirim, dan ongkos total.

Halaman ini dibuat pada Selasa, 16 Januari 2017.


Artikel ini berlisensi CC BY-SA 3.0.

Membuat Agregator Blog GNU/Linux Internasional

Bismillahirrahmanirrahim.

Pada Kamis, 11 Januari 2018 ini, kembali satu kali lagi saya membuat agregator (website yang mengumpulkan artikel website lain) alias “planet mini” seperti dulu. Kali ini alamatnya http://buaya.cloudaccess.host dengan nama GNU Maksimum diletakkan di CloudAccess.net (saya berterima kasih!). Tulisan Restava kali ini adalah pengganti artikel lama yang masih menggunakan penamaan “Linux” yang sekarang saya koreksi jadi “GNU/Linux”.

Tampilan situs GNU Maksimum

Plugin

  1. FeedWordPress (lagi-lagi)
  2. Tidak perlu Feedwordpress Advanced Filter!
  3. Advanced Excerpt
  4. Saya atur update agregasi 24 jam sekali, batas isi per posting 30 karakter

Tema

  1. Simplent Theme
  2. Jangan gunakan Twenty Seventeen, Twenty Sixteen, sampai Twenty Ten

Server & Domain

  1. Cloudaccess.net = seperti wordpress.com tapi self-hosted dan bisa instal plugin+tema
  2. subdomain gratis .cloudaccess.host = masih keren dibanding .tk, .co.cc, .ga
  3. Akun gratis berlaku selamanya, 500MB, 1GB RAM, 1 CPU, aktivasi ulang 30 hari sekali
  4. Tidak butuh credit card, paypal, atau pembayaran lainnya
  5. Tidak butuh aktivasi lewat hape
  6. Proses pembuatan instan (hanya perlu email) dan bisa menerima akun email ProtonMail
  7. Alamat pendaftaran https://www.cloudaccess.net/wordpress/free-hosting.html

Untuk saat ini saya menilai CloudAccess.net sebagai hosting gratis terbaik di antara semua layanan hosting yang ada.

Yang Diagregat

Saya sudah lama ingin membuat “planet” pribadi saya sendiri yang mengumpulkan berita/artikel/informasi terbaru dari FSF, LibreOffice, Proyek KDE, Proyek GNOME, forum-forum GNU/Linux dan free software. Keinginan ini sudah lama saya simpan bahkan sebelum saya membuat Buaya Agregator GNU/Linux Indonesia sebelumnya. Maksud saya, saya tidak mau yang seperti Google Reader atau CommaFeed yang hanya bisa dibaca oleh saya, saya maunya seperti Planet, yang berbentuk website yang bisa dibaca semua orang. Saat ini, situs yang saya agregat antara lain:

  • FSF (News dan Blog)
  • LibreOffice dan The Document Foundation (Blog dan Planet)
  • Planet Debian
  • Planet GNOME
  • Planet KDE
  • KDE News (dot.kde.org)
  • Parabola GNU/Linux Recent Packages
  • UbuntuBuzz
  • Linuxku.com

Tentulah UbuntuBuzz dan Linuxku.com saya agregat karena saya ingin merekam tulisan-tulisan saya di sana.

Rencana?

Saya tidak punya waktu. Namun, saya punya keinginan, yaitu, mengonversikan mailing list ke RSS feed, supaya saya bisa agregat di situs GNU Maksimum. Mailing list yang mau saya agregat jelas sekali:

  • Punya FSF: gnu-linux-libre dan directory-discuss
  • Punya Parabola GNU/Linux: lupa namanya, pokoknya milis pem-blacklist-an proprietary software
  • Punya Trisquel GNU/Linux: Trisquel-user yang saya langgan lewat email

Artikel ini berlisensi CC BY-SA 3.0.

Internetan wifi.id Seamless dengan DNSCrypt di GNU/Linux

Bismillahirrahmanirrahim.

Untuk berinternet di wifi.id Seamless dengan memakai pelindung DNSCrypt di GNU/Linux, matikan dulu servis dnscrypt-proxy sebelum tersambung ke hotspot @wifi.id, kemudian berinternetlah (misalnya, kunjungi http://www.gnu.org), akhirnya setelah tersambung nyalakan kembali servis dnscrypt-proxy. Saya menggunakan Trisquel GNU/Linux dan segalanya lancar.


Artikel ini berlisensi CC BY-SA 3.0.

Tolong Hentikan Format Dokumen DOCX

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh,

Surat saya ini saya tujukan untuk para guru dan dosen serta pemegang keputusan di mana saja di Indonesia yang saya hormati:

Masalah DOCX:

  • Microsoft Office memaksa pengguna membeli dan melarang peng-copy-an programnya.
  • DOCX memaksa pengguna membeli Microsoft Office, dan Microsoft Office memaksa pengguna untuk membeli Windows.
  • Guru yang mewajibkan siswa mengumpulkan dokumen dalam format Microsoft Word DOCX secara tidak sadar mengakibatkan pemaksaan tersebut di atas dan mendiskriminasi pengguna free software.
  • Para pengguna yang sudah dipaksa (siswa, pegawai) berarti harus melanggar janjinya dahulu (melanggar lisensi, perbuatan melanggar hukum) untuk bisa memakai Microsoft Office dan Windows, itu berlawanan dengan tujuan pendidikan dan mematikan kemandirian.

Solusi ODT:

  • LibreOffice tidak memaksa pengguna membeli dan membolehkan peng-copy-an programnya.
  • ODT tidak memaksa pengguna membeli Microsoft Office, dan LibreOffice tidak memaksa pengguna untuk membeli GNU/Linux.
  • Guru yang mewajibkan siswa mengumpulkan dokumen dalam format LibreOffice Writer ODT tidak mengakibatkan pemaksaan, dan justru memberi solusi massal-nasional jangka panjang.
  • Para pengguna tidak dipaksa berarti tidak melanggar janji (tidak melanggar hukum) dan mereka tidak berketergantungan kepada Microsoft/pihak lain. Ini mencocoki kemandirian dan keadilan.

Mana yang lebih baik:

  • LibreOffice lebih baik. ODT lebih baik.
  • Microsoft Office tidak baik. DOCX tidak baik.

Surat ini saya sarikan berdasarkan fakta lapangan yang sudah terjadi bertahun-tahun di sekolah-sekolah, kampus, perkantoran, dan instansi pemerintahan mana saja di mana ada MS Windows dan MS Office.

Kesimpulan:

Maka saya minta tolong kepada semua guru, dosen, pengajar, pegawai, manajer dan pemerintah di mana saja di Indonesia untuk hentikan DOCX dan Microsoft Office. Jangan save as .docx, tapi lakukan save as .odt. Gunakan ODT dan LibreOffice di semua komputer di seluruh Indonesia baik sistem operasinya Windows, GNU/Linux, maupun macOS. Menganjurkan DOCX membawa kepada proprietary software, dan mengajarkan proprietary adalah mematikan kemandirian, berlawanan dengan tujuan pendidikan. Saya sangat berharap Anda mempertimbangkan surat permintaan saya ini. Terima kasih.

Doa saya semoga barakah Allah bersama Anda semua,

Wassalamu’alaykum,

Ade Malsasa Akbar


Tulisan ini berlisensi Creative Commons Attribution-NoDerivs 3.0.

ATA Bus Error, Booting Lambat, dan Solusi

Bismillahirrahmanirrahim.

Pagi ini booting laptop saya terasa sangat lambat sampai tidak bisa masuk ke GRUB bootloader. Namun, LiveCD normal, dan saya masih bisa mengakses semua partisi dari LiveCD. Saya sempat melihat pesan error saat booting ke LiveCD yakni “ata bus error”. Saya browsing dan saya temukan beberapa diskusi yang mengarah kepada “masalahnya adalah kabel hard disk”. Akhirnya saya ingat bahwa kemarin laptop saya jatuh. Solusinya ternyata saya cukup buka bagian dalam laptop dan betulkan posisi kabel SSD saya. Setelah itu saya booting dengan normal kembali. Alhamdulillah.


Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0.