Jalankan Eksekutabel GUI dari Distro Lain Lewat Chroot

Bismillahirrahmanirrahim.

Gambaran masalahnya saya tidak punya LibreOffice di Neon OS tetapi punyanya di Ubuntu OS pada laptop yang sama (dualboot). Saya sedang login di Neon OS. Bisakah saya jalankan eksekutabel LibreOffice punya Ubuntu pada Neon OS saya? Ternyata jawabannya bisa dan saya senang sekali. Artinya saya tidak usah instal LibreOffice (baca: hemat kuota ratusan MB) di Neon. Syaratnya, saya cukup melakukan chroot dari Neon terhadap partisi Ubuntu.

Catatan

Program chroot di dalam OS kita ini berasal dari GNU bukan Linux. OS ini GNU namanya. Silakan baca man chroot.

Resep

  1. Neon aktif, Ubuntu nonaktif, keduanya ada di laptop yang sama
  2. Mount dulu /proc, /tmp, dan /dev/null dari partisi Neon ke partisi Ubuntu
  3. Chroot /bin/bash dari partisi Neon ke partisi Ubuntu
  4. Di dalam chroot (artinya dalam tubuh Ubuntu) tetapkan DISPLAY=:0.0
  5. Di dalam OS aktif (artinya dalam tubuh Neon) tetapkan xhost +
  6. Di dalam chroot berubahlah jadi user biasa
  7. Di dalam chroot panggil lowriter

Perintah

  1. sudo mount -o bind /proc /media/master/yakkety/proc/
  2. sudo mount -o bind /tmp /media/master/yakkety/tmp
  3. sudo mount -o bind /dev/null /media/master/yakkety/dev/null
  4. sudo chroot /media/master/yakkety/ /bin/bash
  5. su master
  6. (lakukan di dalam chroot) export DISPLAY=:0.0
  7. (lakukan di dalam Neon) xhost +
  8. (lakukan di dalam chroot) lowriter

Hasil

Perhatikan di kiri Konsole saya chroot ke dalam partisi Ubuntu, kemudian di dalam chroot itu sebagai user biasa (master) saya jalankan lowriter. Hasilnya di kanan jendela LibreOffice Writer muncul dengan atribut Ubuntu (bukan atribut KDE, menunjukkan berhasilnya). Gambarannya ialah seperti meremot robot kecil ke dalam kapal tenggelam untuk menyetirnya ke permukaan laut. Alhamdulillah, berarti program-program lain pun akan bisa!

Referensi


Tulisan bertopik GNU ini berlisensi CC BY-SA 3.0 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0/.

Ilusi Proprietary

Bismillahirrahmanirrahim.

Ade Malsasa Akbar <teknoloid@gmail.com>

Proprietary software adalah masalah sosial. Saya meyakini itu tanpa keraguan dengan bukti nyatanya ransomware. Namun sebelum ransomware pun, saya telah yakin sebab saya mengalaminya, proprietary selalu menciptakan masalah sosial. Dan ilusi proprietary software yang saya ajukan di sini ialah ketidaksadaran pengguna menyalahkan orang yang tidak bersalah. Semoga tulisan ini mencerahkan orang banyak.

Tulisan ini satu serial dengan Nonfree Software Merugikan, Bukan Salah GNU/Linux, Free Software & Keputusan, Takhayul Proprietary, dan Berantas Ransomware 2017. Baca lebih lanjut