Awas Penipuan: Mereka Ingin Samakan Free Software dan Proprietary

Bismillahirrahmanirrahim.

Ketahuilah bahwa free software berbeda dari proprietary. Free adalah lawan proprietary, berkebalikan total. Free berarti menunaikan hak pengguna, proprietary berarti sebaliknya. Proprietary itu masalah dan bukan solusi, sementara free software solusinya. Ini ringkasan perbedaan antara proprietary dan free software yang tidak mungkin disamakan selama-lamanya:

Maunya mereka “sama saja free dan proprietary software itu, jangan bedakan!”. Ini propaganda. Apa maunya mereka pencinta proprietary memaksa Anda samakan proprietary dengan free software? Mau mereka ialah keuntungan pribadi yang merugikan Anda secara massal, keuntungan itu ialah kontrol total atas kehidupan perkomputeran & pribadi Anda. Ini power yang tidak seharusnya dipegang siapa pun. Dan inilah propaganda proprietary software namanya.

Ini penipuan!

Awas tertipu orang-orang yang mempropagandakan proprietary. Free software tidak sama dengan proprietary, free software lawan proprietary, tidak sama free software yang menunaikan hak pengguna dengan proprietary yang sengaja sebaliknya. Free software selalu lebih baik daripada proprietary, karena dia menunaikan hak Anda. Jangan mau ditipu, jangan mau disimpangkan!


Tulisan bertopik software freedom ini berlisensi Creative Commons Attribution-NoDerivs 3.0 https://creativecommons.org/licenses/by-nd/3.0/.

Tenangkan Masyarakat, Terangkan GNU/Linux Aman

Bismillahirrahmanirrahim.

Ade Malsasa Akbar <teknoloid@gmail.com>

Kita sebagai warga komunitas free software Indonesia punya tugas menenangkan masyarakat Indonesia manakala ada isu-isu malware menyerang. Tenangkan semua orang awam, beritakan GNU/Linux aman. Tenangkan masyarakat yang gelisah bahwa GNU/Linux itu aman dan tidak sendirian, sebab ada BSD yang juga aman sepertinya. Tenangkan masyarakat dengan jujur bahwa free software aman dan –sebaliknya– sumber ketidakamanan ialah proprietary software. Jelaskan dengan jujur tanpa iri-dengki bahwa GNU/Linux memang aman, dan Windows itulah yang tidak aman. Bagaimana menjelaskannya? Artikel singkat ini meringkasnya untuk Anda. Sebarkan dan jelaskan kepada masyarakat!

Tulisan ini menyertai artikel lain setopik Mengapa GNU/Linux Aman, Mengapa GNU/Linux Kebal Malware, Solusi Ransomware 2017, dan GNU/Linux Tidak Butuh Antivirus.

Baca lebih lanjut

Jalankan Eksekutabel GUI dari Distro Lain Lewat Chroot

Bismillahirrahmanirrahim.

Gambaran masalahnya saya tidak punya LibreOffice di Neon OS tetapi punyanya di Ubuntu OS pada laptop yang sama (dualboot). Saya sedang login di Neon OS. Bisakah saya jalankan eksekutabel LibreOffice punya Ubuntu pada Neon OS saya? Ternyata jawabannya bisa dan saya senang sekali. Artinya saya tidak usah instal LibreOffice (baca: hemat kuota ratusan MB) di Neon. Syaratnya, saya cukup melakukan chroot dari Neon terhadap partisi Ubuntu.

Catatan

Program chroot di dalam OS kita ini berasal dari GNU bukan Linux. OS ini GNU namanya. Silakan baca man chroot.

Resep

  1. Neon aktif, Ubuntu nonaktif, keduanya ada di laptop yang sama
  2. Mount dulu /proc, /tmp, dan /dev/null dari partisi Neon ke partisi Ubuntu
  3. Chroot /bin/bash dari partisi Neon ke partisi Ubuntu
  4. Di dalam chroot (artinya dalam tubuh Ubuntu) tetapkan DISPLAY=:0.0
  5. Di dalam OS aktif (artinya dalam tubuh Neon) tetapkan xhost +
  6. Di dalam chroot berubahlah jadi user biasa
  7. Di dalam chroot panggil lowriter

Perintah

  1. sudo mount -o bind /proc /media/master/yakkety/proc/
  2. sudo mount -o bind /tmp /media/master/yakkety/tmp
  3. sudo mount -o bind /dev/null /media/master/yakkety/dev/null
  4. sudo chroot /media/master/yakkety/ /bin/bash
  5. su master
  6. (lakukan di dalam chroot) export DISPLAY=:0.0
  7. (lakukan di dalam Neon) xhost +
  8. (lakukan di dalam chroot) lowriter

Hasil

Perhatikan di kiri Konsole saya chroot ke dalam partisi Ubuntu, kemudian di dalam chroot itu sebagai user biasa (master) saya jalankan lowriter. Hasilnya di kanan jendela LibreOffice Writer muncul dengan atribut Ubuntu (bukan atribut KDE, menunjukkan berhasilnya). Gambarannya ialah seperti meremot robot kecil ke dalam kapal tenggelam untuk menyetirnya ke permukaan laut. Alhamdulillah, berarti program-program lain pun akan bisa!

Referensi


Tulisan bertopik GNU ini berlisensi CC BY-SA 3.0 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0/.

Ilusi Proprietary

Bismillahirrahmanirrahim.

Ade Malsasa Akbar <teknoloid@gmail.com>

Proprietary software adalah masalah sosial. Saya meyakini itu tanpa keraguan dengan bukti nyatanya ransomware. Namun sebelum ransomware pun, saya telah yakin sebab saya mengalaminya, proprietary selalu menciptakan masalah sosial. Dan ilusi proprietary software yang saya ajukan di sini ialah ketidaksadaran pengguna menyalahkan orang yang tidak bersalah. Semoga tulisan ini mencerahkan orang banyak.

Tulisan ini satu serial dengan Nonfree Software Merugikan, Bukan Salah GNU/Linux, Free Software & Keputusan, Takhayul Proprietary, dan Berantas Ransomware 2017. Baca lebih lanjut

Cara Pendaftaran Kursus Online Ubuntu Pemula Sesi 2

Bismillahirrahmanirrahim.

Berikut cara pendaftaran kursus online Ubuntu pemula Sesi 2 mulai 28 Mei 2017:

Jadwal

Info Detail

  • Target peserta: pemula, orang awam
  • Model: online
  • Tempat: Telegram (per materi ada grup sendiri)
  • Biaya: Rp20.000 per 1 materi
  • Syarat: Anda harus punya akun Telegram
  • Tanya jawab: disediakan di setiap akhir materi
  • Contoh kursus: jika Anda ingin tahu seperti apa kursus saya, saya pernah mengisi kursus online serupa di Cilsy
  • Pemateri: Ade Malsasa Akbar (penulis di UbuntuBuzz.com, Linuxku.com, dan Malsasa)

Cara Pendaftaran

  1. Transfer biaya kursus sebesar Rp20.000 ke rekening MANDIRI 1410011408416 a.n. ADE MALSASA AKBAR.
  2. Kirim email konfirmasi ke teknoloid@gmail.com berisi 1 paket materi yang Anda pilih (contoh: “saya mau ambil kursus paket 005”). Lihat tabel jadwal di atas.
  3. Saya akan mengirimkan ke email Anda alamat Telegram (grup privat) sesuai paket yang Anda pilih. Inilah ruang kelas Anda.
  4. Silakan Anda masuk ke grup Telegram dari alamat Anda terima di email. Masuklah sebelum jadwal di tabel di atas.
  5. Saya akan mengajar di ruang grup masing-masing sesuai jadwal.

Catatan Penting

Setiap selesai materi, grup Telegramnya akan saya hapus. Ini maksud dari satu grup satu materi. Jadi saya anjurkan Anda membuat catatan dari keseluruhan materi setiap selesai kelas.