Cara Pendaftaran Kursus Online Ubuntu Pemula Sesi 2

Bismillahirrahmanirrahim.

Berikut cara pendaftaran kursus online Ubuntu pemula Sesi 2 mulai 28 Mei 2017:

Jadwal

Info Detail

  • Target peserta: pemula, orang awam
  • Model: online
  • Tempat: Telegram (per materi ada grup sendiri)
  • Biaya: Rp20.000 per 1 materi
  • Syarat: Anda harus punya akun Telegram
  • Tanya jawab: disediakan di setiap akhir materi
  • Contoh kursus: jika Anda ingin tahu seperti apa kursus saya, saya pernah mengisi kursus online serupa di Cilsy
  • Pemateri: Ade Malsasa Akbar (penulis di UbuntuBuzz.com, Linuxku.com, dan Malsasa)

Cara Pendaftaran

  1. Transfer biaya kursus sebesar Rp20.000 ke rekening MANDIRI 1410011408416 a.n. ADE MALSASA AKBAR.
  2. Kirim email konfirmasi ke teknoloid@gmail.com berisi 1 paket materi yang Anda pilih (contoh: “saya mau ambil kursus paket 005”). Lihat tabel jadwal di atas.
  3. Saya akan mengirimkan ke email Anda alamat Telegram (grup privat) sesuai paket yang Anda pilih. Inilah ruang kelas Anda.
  4. Silakan Anda masuk ke grup Telegram dari alamat Anda terima di email. Masuklah sebelum jadwal di tabel di atas.
  5. Saya akan mengajar di ruang grup masing-masing sesuai jadwal.

Catatan Penting

Setiap selesai materi, grup Telegramnya akan saya hapus. Ini maksud dari satu grup satu materi. Jadi saya anjurkan Anda membuat catatan dari keseluruhan materi setiap selesai kelas.

Cara Pendaftaran Kursus Online Ubuntu Pemula

Bismillahirrahmanirrahim.

Berikut cara pendaftaran kursus online Ubuntu pemula yang saya adakan mulai 26 Mei 2017 ini:

Info Detail

  • Target peserta: pemula, orang awam
  • Model: online
  • Tempat: Telegram (per materi ada grup sendiri)
  • Biaya: Rp20.000 per 2 paket materi
  • Syarat: Anda harus punya akun Telegram
  • Tanya jawab: disediakan di setiap akhir materi
  • Contoh kursus: jika Anda ingin tahu seperti apa kursus saya, saya pernah mengisi kursus online serupa di Cilsy
  • Pemateri: Ade Malsasa Akbar (penulis di UbuntuBuzz.com, Linuxku.com, dan Malsasa)

Cara Pendaftaran

  1. Transfer biaya kursus sebesar Rp20.000 ke rekening MANDIRI 1410011408416 a.n. ADE MALSASA AKBAR.
  2. Kirim email konfirmasi ke teknoloid@gmail.com berisi 2 paket materi yang Anda pilih (contoh: “saya mau ambil kursus paket 001 dan paket 002”). Lihat paket tersedia di Beranda saya.
  3. Saya akan mengirimkan ke email Anda alamat Telegram (grup privat) sesuai paket yang Anda pilih. Inilah ruang kelas Anda.
  4. Silakan Anda masuk ke grup Telegram dari alamat Anda terima di email. Masuklah sebelum jadwal yang telah ditentukan di Beranda saya.
  5. Saya akan mengajar di ruang grup masing-masing sesuai jadwal.

Catatan Penting

Setiap selesai materi, grup Telegramnya akan saya hapus. Ini maksud dari satu grup satu materi. Jadi saya anjurkan Anda membuat catatan dari keseluruhan materi setiap selesai kelas.

Mengapa GNU/Linux Kebal Malware?

Bismillahirrahmanirrahim.

Ade Malsasa Akbar <teknoloid@gmail.com>

Saya percaya keingintahuan masyarakat tentang alasan keamanan GNU/Linux terhadap malware harus memperoleh jawaban yang sederhana dan jelas. Saya berusaha menyarikan sisi-sisi terpenting yang memang sebabnya GNU/Linux kebal malware, kebal ransomware, dibandingkan sistem operasi Microsoft Windows. Tulisan ini hanyalah ringkasan yang tidak menyertakan seluruh alasan teknis. Semoga ini menjawab kebutuhan masyarakat. Baca lebih lanjut

Mencegah Kerugian Akibat Ransomware

Bismillahirrahmanirrahim.

Ade Malsasa Akbar <teknoloid@gmail.com>

Target tulisan ini adalah mencegah kerugian akibat ransomware di masyarakat dan pemerintahan Indonesia dengan sarana free software dan GNU/Linux. Ringkasnya penggunalah yang harus berbenah secepatnya karena pengembang Windows maupun ransomware tidak mau berbenah. Mereka tidak melepas produknya sebagai free software, yaitu software yang menghormati kebebasan pengguna dan masyarakat, dan itu sebabnya pengguna dirugikan. Tulisan ini untuk para pengguna Windows yang sudah siap mencegah ransomware.

Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan bertopik ransomware lainnya yaitu Menyoal Ransomware 2016, Solusi Ransomware 2016, Ransomware Bohongan 2017, Menyoal Ransomware 2017 & Solusinya, dan Kenapa Anda Baru Sadar Sekarang. Baca lebih lanjut

Ransomware Mei 2017, Kenapa Anda Baru Sadar Sekarang?

Bismillahirrahmanirrahim.

Di Mei 2017 ini ramailah forum-forum GNU/Linux di Indonesia akan kasus ransomware. Saya setidaknya telah menulis bahaya ransomware di 2016 dan saya ulangi di Januari 2017. Pertanyaannya kenapa banyak orang baru sadar sekarang? Di antara jawabannya karena tidak tahu sumber masalahnya adalah nonfree software (proprietary software). Ransomware adalah nonfree software dan oleh karena itu dia mencelakakan pengguna, tidak adil terhadap pengguna, dan terbukti menyandera data pengguna. Kasusnya sama saja dengan nonfree software lain yaitu pengembang ransomware menancapkan kekuasaan mutlak atas penggunanya dan pengguna tidak berdaya. Tulisan ini meringkas tulisan-tulisan sebelumnya demi menyadarkan pembaca betapa berbahayanya nonfree software. Baca lebih lanjut

Hemat Bandwidth Internet Anda

Bismillahirrahmanirrahim.

Jika internet Anda bukan unlimited, maka Anda harus sangat ketat menjaga agar kuotanya tidak boros. Berikut ini cara penghematan yang saya sudah lakukan di GNU/Linux.

  1. Matikan gambar. Pada browser Anda, pasang pengaya macam Image Block. Ini amat sangat signifikan menghemat kuota saya.
  2. Pakai ads blocker. Pada browser juga, pasang pengaya macam uBlock Origin atau ABP.
  3. Pakai Disconnect. Pada browser, pengaya ini akan memblokir Facebook/G+/Twitter dari koneksinya ke website lain + sebaliknya memblokir website lain dari koneksi baliknya ke mereka, sehingga kuota tidak “bocor halus”.
  4. Pasang monitor. Di OS dan di modem saya (baca: ponsel), terpasang download/upload monitor. Di Unity, di KDE, di GNOME, di MATE saya tidak pernah malas memasang monitor ini. Dengan inilah saya mengetahui kecepatan download yang abnormal sehingga lekas internet bisa saya matikan. Jika tidak demikian, packagekitd dkk. memakan bandwidth saya sangat ekstremnya.
  5. Latihan Ctrl+F3. Saya melatih jari saya supaya sigap menekan tombol disable WLAN, agar tidak kecurian bandwidth saat ada koneksi abnormal.
  6. Pakai tcpdump. Jalankan saja tcpdump Anda akan tahu fungsinya.
  7. Pakai nethogs. Ini wajib buat saya untuk menganalisis semua jalur unduhan di balik layar dan mengetahui mana-mana program yang makan bandwidth paling boros.
  8. Pakai NTM. Ini program sangat bagus dalam melaporkan pemakaian kuota harian & bulanan di GNU/Linux. Dia juga bisa memutus jaringan berdasar angka kuota yang kita tentukan. Saya rekomendasikan ini untuk semua orang.