Sekali Lagi, Kompilasi sK1 0.9.3 dari Kode Sumber di Ubuntu 16.10

Bismillahirrahmanirrahim.

Terjadi perombakan yaitu ditulis ulangnya sK1 yang tadinya 0.9 memakai Tcl/Tk sekarang 2.0 memakai wxWidgets. Saya tidak tahu tetapi mungkin karena perombakan inilah 2.0 RC2 tidak memiliki pilihan ekspor ke format SVG, AI, dan PS. Saya tidak jeli memerhatikan ketika mengompilasi sK1 di 12.04, bahwa versi 0.9.3 punya pilihan ekspor tersebut. Akhirnya malam ini terbuktilah dengan saya kompilasi sK1 0.9.3 dari kode sumber namun di Ubuntu 16.10. Kompilasi berhasil dengan hasilnya paket .deb biner sK1. Saya jalankan dan memang benar 0.9.3 lengkap pilihan ekspornya, berarti yang bermasalah itu 2.0 RC2. Adapun dependensinya masih sama persis dengan yang di 12.04 kemarin. Tulisan ini penerus artikel kompilasi sK1 0.9.3 dari kode sumber.

Dependensi

libx11-dev libxcursor-dev libcairo2-dev liblcms2-dev libxext-dev tk8.6-dev python-dev python-cairo-dev python-tk python-gtk2 python-imaging python-reportlab python-cairo

Referensi

https://github.com/sk1project/sk1-tk

Source Code

Di Mana Source Code sK1 Semua Versi

Bismillahirrahmanirrahim.

Versi lengkap ada di Sourceforge¬†https://sourceforge.net/projects/sk1/files/sk1 karena 0.9.3 ada di sana. Bandingkan dengan repo sK1 di GitHub https://github.com/sk1project/sk1-tk dan di servernya sendiri https://downloads.sk1project.net/sk1/. Di GitHub tidak ada “release”, tetapi ada di servernya sendiri. Ini semua penting karena sK1 versi 2.0 RC2 dibangun ulang hingga berbeda dari sK1 versi 0.9. Lebih spesifiknya, yaitu tidak ditemukannya pilihan Export/Save ke format sK1 dan PostScript, adanya hanya format sK2 pada versi 2.0 RC2. Tulisan ini penerus artikel kompilasi source code sK1 0.9.3.

Dua Wujud Software

Bismillahirrahmanirrahim.

Ade Malsasa Akbar <teknoloid@gmail.com>

28 Maret-1 April 2017

Kunci dalam membongkar kejahatan nonfree software ialah memahami 2 wujud software. Kunci ini bagian dari computer science, yang sering tidak dipahami dan sengaja tidak dipahamkan di masyarakat umum. Tanpa mengetahui 2 wujud software, masyarakat umum sangat mudah ditipu dan dikendalikan seenaknya oleh pengembang proprietary software. Maka tulisan ini memberi pengertian 2 wujud software yang berlaku universal untuk segala software pada segala hardware pada segala OS dalam bahasa yang mudah untuk orang awam. Tulisan ini ditujukan sebagai referensi setiap ada pembahasan software freedom.  Baca lebih lanjut

Hemat Bandwidth Internet Anda

Bismillahirrahmanirrahim.

Jika internet Anda bukan unlimited, maka Anda harus sangat ketat menjaga agar kuotanya tidak boros. Berikut ini cara penghematan yang saya sudah lakukan di GNU/Linux.

  1. Matikan gambar. Pada browser Anda, pasang pengaya macam Image Block. Ini amat sangat signifikan menghemat kuota saya.
  2. Pakai ads blocker. Pada browser juga, pasang pengaya macam uBlock Origin atau ABP.
  3. Pakai Disconnect. Pada browser, pengaya ini akan memblokir Facebook/G+/Twitter dari koneksinya ke website lain + sebaliknya memblokir website lain dari koneksi baliknya ke mereka, sehingga kuota tidak “bocor halus”.
  4. Pasang monitor. Di OS dan di modem saya (baca: ponsel), terpasang download/upload monitor. Di Unity, di KDE, di GNOME, di MATE saya tidak pernah malas memasang monitor ini. Dengan inilah saya mengetahui kecepatan download yang abnormal sehingga lekas internet bisa saya matikan. Jika tidak demikian, packagekitd dkk. memakan bandwidth saya sangat ekstremnya.
  5. Latihan Ctrl+F3. Saya melatih jari saya supaya sigap menekan tombol disable WLAN, agar tidak kecurian bandwidth saat ada koneksi abnormal.
  6. Pakai tcpdump. Jalankan saja tcpdump Anda akan tahu fungsinya.
  7. Pakai nethogs. Ini wajib buat saya untuk menganalisis semua jalur unduhan di balik layar dan mengetahui mana-mana program yang makan bandwidth paling boros.
  8. Pakai NTM. Ini program sangat bagus dalam melaporkan pemakaian kuota harian & bulanan di GNU/Linux. Dia juga bisa memutus jaringan berdasar angka kuota yang kita tentukan. Saya rekomendasikan ini untuk semua orang.

Referensi Upgrade Sistem Fedora

Bismillahirrahmanirrahim.

Pada hari ini Jumat 24 Maret 2017 saya berusaha memutakhirkan sistem Fedora 23 saya ke 25. Tujuan saya jelas, mengulas GNOME 3.22 untuk UbuntuBuzz. Fedora saya terpasang di HDD eksternal bersama OS yang lainnya. Berikut referensi yang sangat penting bagi aktivitas pemutakhiran ini.

Tentang Fedora

Fedora adalah distribusi GNU/Linux keluarga Red Hat Enterprise Linux dengan manajer paket dnf dan format paket .rpm. Desktop utama Fedora adalah GNOME, dan Fedora Project bekerja sama erat sekali dengan GNOME Foundation. Keistimewaan Fedora yang paling menonjol ialah kebaruan versi paket-paketnya baik dalam ISO bawaan maupun repo; serta ia merupakan upstream bagi RHEL. Fedora dikembangkan oleh komunitas, sementara RHEL dikembangkan oleh Red Hat, Inc. Lebih lanjut mengenai Fedora baca Wiki Resmi, Wikipedia.