Visual Studio Code Itu Nonfree

Bismillahirrahmanirrahim.

Mayoritas software di dunia ini tidak bebas (nonfree) tapi mayoritas orang mengira software itu bebas (free). Mayoritas orang juga belum mengerti bedanya kode sumber (source code) dengan kode biner (binary code), dua wujud software. Satu kasus terbaru ialah Visual Studio Code yang dirilis oleh Microsoft (lihat reputasinya di FSF dan Techrights) itu nonfree software bukan seperti yang diiklankan di situsnya sebagai free software (mereka istilahkan “open source”). Ini penipuan. Bila Anda unduh VS Code dari situs itu dalam bentuk kode biner (.exe, .deb, .rpm, dsb.) maka Anda unduh nonfree software bukan free software. Jika Anda merasa Anda unduh free software, Anda telah ditipu. Anda hendaknya tidak menggunakannya dan berhati-hati lebih banyak kepadanya. Yang bisa Anda gunakan ialah Visual Studio Code versi kode sumber yang diletakkan di GitHub yang tidak diiklankan di situsnya tersebut. Versi kode sumbernya inilah yang free yang berlisensi MIT.

Bukti

Buktinya termaktub pada 2 lisensi berbeda yang mencakup 2 bentuk: kode biner dan sumbernya. Kode binernya berlisensi nonfree, bisa Anda baca di sini. Adapun kode sumbernya berlisensi free, lisensi MIT, bisa Anda dapatkan di sini.

Bukti bahwa versi kode biner VS Code itu nonfree bisa Anda baca di lisensinya tadi itu di bagian 5. Scope of License. Teks penghapusan hak-hak penggunanya sangat mirip atau sama saja dengan lisensi Windows. Alias, nonfree.

—mulai kutipan—

You may not
  • work around any technical limitations in the software;
  • reverse engineer, decompile or disassemble the software, or otherwise attempt to derive the source code for the software, except and to the extent required by third party licensing terms governing use of certain open source components that may be included in the software;
  • remove, minimize, block or modify any notices of Microsoft or its suppliers in the software;
  • use the software in any way that is against the law;
  • share, publish, rent or lease the software, or provide the software as a stand-alone offering for others to use.

—selesai kutipan—

Tanda teks tebal dari saya.

Privasi?

Tidak ada privasi pada nonfree software. Umumnya orang menyangka software itu free, yaitu taat tunduk patuh kepada pengguna dan orang kira software tidak bisa menyadap informasi pengguna untuk diserahkan ke perusahaan & pemerintahan negara lain. Kalau seperti itu sangkaan Anda, salah, apabila software itu nonfree, benar hanya apabila software itu free. Bacalah Privacy Policy dari VS Code yang nonfree itu dan bersiaplah untuk tidak menyetujuinya. Baca Microsoft bermasalah serius dengan privasi pengguna di Wiki PRIVA.

Solusi

Sebenarnya solusinya sangat mudah: selalu waspadai Microsoft dan perusahaan nonfree sepertinya, selalu puaslah dengan free software yang sudah ada. Apalagi free software yang sudah lama diakui free dan bagus. Bersyukur dengan yang sudah ada dan sabar. Sudah ada Geany, Emacs dan Vim, Eclipse dan Netbeans, bahkan Qt Creator, KDevelop, dan GNOME Builder. Kenapa Anda harus pakai nonfree software? Ditipu pula?

Solusi kedua kalau memang Anda mau pakai VS Code, jangan ambil versi kode binernya dari Microsoft (yang dipromosikan itu), tapi ambil kode binernya yang dibangun dari kode sumber bebasnya. Namanya VSCodium. VSCodium ini dibuat oleh komunitas. Usaha pembersihan ini bagus sekali dan patut kita hargai. Saya masih menunggu apabila ada keterangan dari komunitas perangkat lunak bebas yang menyatakan sebaliknya.

Untuk pihak pengembang VS Code, hendaknya Anda cabut pernyataan “Free, Open Source” di halaman situs unduhan Anda dan tolong jangan menipu pengguna. Sebutkan dengan tegas kalau VS Code Anda itu proprietary software. Atau, sebutkan dengan tegas adanya 2 bentuk (biner dan sumber) sementara yang biner nonfree dan yang sumber yang free. Jangan sesatkan pengguna yang mau unduh perangkat lunak bebas kepada perangkat lunak tidak bebas. Kalau Anda berniat menyebar versi bebas, cabut versi tidak bebas, dan publikasikan hanya versi bebas di situs Anda itu. Mintalah maaf kepada khalayak dan terangkan kalau Anda salah dan Anda menipu mereka.

Semoga ini menyelamatkan dan mencerahkan.

Bacaan Lanjutan


Tulisan ini berlisensi CC BY-SA 3.0.

Iklan

GNOME 3.30 di Fedora Rawhide September 2018

Bismillahirrahmanirrahim.

Ini sedang saya tulis untuk UbuntuBuzz seperti saya lansir kemarin. Singkat cerita, Fedora Rawhide ini seperti KDE neon tapi untuk GNOME terbaru. Fedora Rawhide terasa stabil sekali saya pakai dan tidak ada masalah. Catatan pribadi saya sementara ini: pakai Wayland berakibat lambatnya performa GNOME di laptop saya. Pakai Xorg lancar.


Tulisan ini berlisensi CC BY-SA 3.0.

GNOME 3.30 dan Distronya pada Awal Rilisnya

Bismillahirrahmanirrahim.

Jumat, 14 September 2018 – Saya menulis di UbuntuBuzz. Tentu, saya menulis tentang Ubuntu, GNU/Linux, dan Free Software. Ketika GNOME 3.30 dirilis beberapa hari lalu, tepatnya 5 September kemarin, saya sudah berencana mencobanya. Namun karena masih baru dirilis, distro-distro GNU/Linux tentunya tidak langsung menyediakan 3.30 ini. Saya jadi tidak bisa memakainya kalau saya tidak cari distro yang menyediakan 3.30. Sungguh, keputusan KDE Project menyediakan KDE neon itu terasa sangat memudahkan saya menulis tentang KDE Plasma terbaru. Saya harap GNOME Project akan menyediakan yang seperti itu untuk GNOME terbaru.

Saya juga menunggu openSUSE Tumbleweed yang biasanya mendahului distro lain dalam soal ini akan tetapi saat ini Tumbleweed masih menyediakan 3.28. Arch, seperti biasa, sudah 3.30 tetapi tentu saya tidak akan memakainya. Singkat cerita saya bertemu Fedora Rawhide (setara Debian Sid, openSUSE Tumbleweed, dan KDE neon) yang sudah menyediakan 3.30 dalam ISO-nya. Tanpa berpikir jauh saya putuskan unduh Rawhide. Oya, alhamdulillah, sambungan internet saya sudah kembali seperti semula (1MB/s) setelah beberapa bulan 60KB/s. Akhirnya saya bisa kembali menulis review! Alhamdulillahi rabbil ‘alamin.

Anda bisa melihat yang saya temukan di alamat-alamat ini:

Isi perut Fedora Rawhide:

https://dl.fedoraproject.org/pub/fedora/linux/development/rawhide/Workstation/x86_64/os/Packages/g/

Ketemu, ISO Fedora Rawhide mengandung GNOME 3.30

Isi perut openSUSE Tumbleweed:

http://download.opensuse.org/tumbleweed/repo/oss/x86_64/

Repositori Tumbleweed masih mengandung GNOME 3.28, belum sampai 3.30

Isi repositori Arch:

https://www.archlinux.org/packages/?q=gnome-shell

Tentu saja Arch sudah 3.30 (tapi saya tidak akan pakai)

Pencarian Distrowatch versi paket gnome-shell = 3.30 untuk menemukan distronya:

https://www.distrowatch.com/search.php?pkg=gnome-shell&relation=equal&pkgver=3.30&distrorange=InLatest#pkgsearch

Distrowatch belum mencatat adanya distro pembawa GNOME 3.30

Singkat kata, saya jadi unduh Rawhide. Saya ingin coba GNOME 3.


Tulisan ini berlisensi CC BY-SA 3.0.

Menerjemahkan KDE Dolphin File Manager Ternyata Butuh kxmlgui5.po dan Tidak Hanya dolphin.po

Bismillahirrahmanirrahim.

Dahulu saya pernah aktif menerjemahkan KDE terutama sekali Dolphin ke bahasa Indonesia. Lama tidak menerjemahkan, 2 hari terakhir saya mencoba kembali dengan pratayang langsung, saya gagal menerjemahkan menubar paling atas. Saya gagal karena saya kira cukup dengan dolphin.po, ternyata singkat cerita tidak cukup, saya harus menerjemahkan secara global dengan berkas lain yang bernama kxmlgui5.po. Itu sebabnya saya tidak menemukan string “&File” di mana pun bahkan sampai membuka kode sumber Dolphin sekalipun. Akhirnya saya berhasil dengan menemukan kxmlgui5.po itu. Berikut ringkasan percobaan penerjemahan saya.

Pengetahuan Dasar

  • Ada .po, ada .mo. .po kode sumbernya, .mo kode binernya.
  • Penerjemahan dilakukan dengan sunting .po lalu kompilasikan menjadi .mo.
  • Kompilasi dilakukan dengan perintah msgfmt [nama_kode_sumber_po]
  • Penerjemahan bisa langsung dipratayang pada GUI program dengan (1) meletakkan .mo pada direktori instalasi program (2) memanggil program dengan variabel LANGUAGE=id
  • Posisi terjemahan adalah /usr/share/locale/id/LC_MESSAGES/dolphin.mo
  • Program dolphin memiliki berkas kode sumber penerjemahan bernama dolphin.po
  • Ternyata, selain itu, KDE secara umum punya berkas kxmlgui5.po yang mewakili program-program GUI seperti dolphin, kate, kwrite supaya sekali terjemah semua program kena
  • Ingat selalu kalau KDE itu modular jadi yang terlihat di Dolphin bisa jadi bukan bagian asli Dolphin tetapi bagian dari komponen KDE yang lain

Rumus Penerjemahan

Yang dilakukan dalam penerjemahan Dolphin dan pratayangnya sebenarnya mudah sekali dan berulang-ulang:

  • 1) Dapatkan dolphin.po dan kxmlgui5.po
  • 2) Untuk terjemahkan menubar atas, sunting kxmlgui5.po
  • 3) Untuk terjemahkan fitur-fitur Dolphin, sunting dolphin.po
  • 4) Kompilasikan kxmlgui5.po jadilah kxmlgui5.mo
  • 5) Kompilasikan dolphin.po jadilah dolphin.mo
  • 6) Pindahkan kxmlgui5.mo ke /usr/share/locale/id/LC_MESSAGES/
  • 7) Pindahkan dolphin.mo ke /usr/share/locale/id/LC_MESSAGES/
  • 8) Pratayangkan langsung terjemahan dengan panggil Dolphin
  • 9) Ulangi mulai langkah (2)

Teknis

Terjemahan rumus di atas dalam bentuk perintah lebih mudah lagi:

  • 1) Sunting: kwrite kxmlgui5.po
  • 2) Sunting: kwrite dolphin.po
  • 3) Kompilasi: msgfmt kxmlgui5.po
  • 4) Kompilasi: msgfmt dolphin.po
  • 5) Pindahkan: sudo mv -v kxmlgui5.mo /usr/share/locale/id/LC_MESSAGES/
  • 6) Pindahkan: sudo mv -v dolphin.mo /usr/share/locale/id/LC_MESSAGES/
  • 7) Panggil: $ LANGUAGE=id dolphin
  • 8) Ulangi mulai langkah 1

Bukti

Ternyata di sinilah string yang saya cari itu berada:

kxmlgui5.po

Kesulitan Saya

Dengan percobaan di atas, rasa ingin tahu saya sudah terpuaskan. Kesulitan saya sebelum mengetahuinya ialah (1) salah terus dalam menemukan di mana letak string “&File” yang mau saya terjemahkan (2) gagal menemukan string yang saya cari dalam paket kode sumber Dolphin (3) bingung kenapa terjemahan bahasa Indonesia, Rusia, Jepang, dan Arab bisa tetap menayangkan terjemahan walaupun biner dolphin.mo masing-masing sudah saya hapus (4) bingung kenapa terjemahan bahasa Rusia, Jepang, dan Arab punya terjemahan kata “File” tetapi Indonesia tidak punya. Jawaban dari ini semua adalah kxmlgui5.po.

Hasil Terjemahan

Ya, terjemahan bisa langsung dipratayang pada programnya.

Sebelum:

English 

Sesudah:

Indonesian

Di Mana Berkas Kode Sumbernya

Untuk Ubuntu, kode sumbernya yaitu dolphin.po dan kxmlgui5.po ada di:

  • paket kode sumber dolphin.tar.gz
  • paket kode sumber libkf5xmlgui-data.tar.gz

Anda bisa menemukannya dengan dpkg -L dolphin dan dpkg -L libkf5xmlgui-data. Pakai grep biar ketahuan yang /id/.

Petunjuk

Alhamdulillah, warga Ashark dari forum KDE internasional menemukan informasi yang saya butuhkan di postingnya https://forum.kde.org/viewtopic.php?t=139780#p374610. Dia menunjukkan petunjuknya yaitu kxmlgui5. Thank you Ashark!


Tulisan ini berlisensi CC BY-SA 3.0.