Internetan wifi.id Seamless dengan DNSCrypt di GNU/Linux

Bismillahirrahmanirrahim.

Untuk berinternet di wifi.id Seamless dengan memakai pelindung DNSCrypt di GNU/Linux, matikan dulu servis dnscrypt-proxy sebelum tersambung ke hotspot @wifi.id, kemudian berinternetlah (misalnya, kunjungi http://www.gnu.org), akhirnya setelah tersambung nyalakan kembali servis dnscrypt-proxy. Saya menggunakan Trisquel GNU/Linux dan segalanya lancar.


Artikel ini berlisensi CC BY-SA 3.0.

Iklan

Tolong Hentikan Format Dokumen DOCX

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh,

Surat saya ini saya tujukan untuk para guru dan dosen serta pemegang keputusan di mana saja di Indonesia yang saya hormati:

Masalah DOCX:

  • Microsoft Office memaksa pengguna membeli dan melarang peng-copy-an programnya.
  • DOCX memaksa pengguna membeli Microsoft Office, dan Microsoft Office memaksa pengguna untuk membeli Windows.
  • Guru yang mewajibkan siswa mengumpulkan dokumen dalam format Microsoft Word DOCX secara tidak sadar mengakibatkan pemaksaan tersebut di atas dan mendiskriminasi pengguna free software.
  • Para pengguna yang sudah dipaksa (siswa, pegawai) berarti harus melanggar janjinya dahulu (melanggar lisensi, perbuatan melanggar hukum) untuk bisa memakai Microsoft Office dan Windows, itu berlawanan dengan tujuan pendidikan dan mematikan kemandirian.

Solusi ODT:

  • LibreOffice tidak memaksa pengguna membeli dan membolehkan peng-copy-an programnya.
  • ODT tidak memaksa pengguna membeli Microsoft Office, dan LibreOffice tidak memaksa pengguna untuk membeli GNU/Linux.
  • Guru yang mewajibkan siswa mengumpulkan dokumen dalam format LibreOffice Writer ODT tidak mengakibatkan pemaksaan, dan justru memberi solusi massal-nasional jangka panjang.
  • Para pengguna tidak dipaksa berarti tidak melanggar janji (tidak melanggar hukum) dan mereka tidak berketergantungan kepada Microsoft/pihak lain. Ini mencocoki kemandirian dan keadilan.

Mana yang lebih baik:

  • LibreOffice lebih baik. ODT lebih baik.
  • Microsoft Office tidak baik. DOCX tidak baik.

Surat ini saya sarikan berdasarkan fakta lapangan yang sudah terjadi bertahun-tahun di sekolah-sekolah, kampus, perkantoran, dan instansi pemerintahan mana saja di mana ada MS Windows dan MS Office.

Kesimpulan:

Maka saya minta tolong kepada semua guru, dosen, pengajar, pegawai, manajer dan pemerintah di mana saja di Indonesia untuk hentikan DOCX dan Microsoft Office. Jangan save as .docx, tapi lakukan save as .odt. Gunakan ODT dan LibreOffice di semua komputer di seluruh Indonesia baik sistem operasinya Windows, GNU/Linux, maupun macOS. Menganjurkan DOCX membawa kepada proprietary software, dan mengajarkan proprietary adalah mematikan kemandirian, berlawanan dengan tujuan pendidikan. Saya sangat berharap Anda mempertimbangkan surat permintaan saya ini. Terima kasih.

Doa saya semoga barakah Allah bersama Anda semua,

Wassalamu’alaykum,

Ade Malsasa Akbar


Tulisan ini berlisensi Creative Commons Attribution-NoDerivs 3.0.

ATA Bus Error, Booting Lambat, dan Solusi

Bismillahirrahmanirrahim.

Pagi ini booting laptop saya terasa sangat lambat sampai tidak bisa masuk ke GRUB bootloader. Namun, LiveCD normal, dan saya masih bisa mengakses semua partisi dari LiveCD. Saya sempat melihat pesan error saat booting ke LiveCD yakni “ata bus error”. Saya browsing dan saya temukan beberapa diskusi yang mengarah kepada “masalahnya adalah kabel hard disk”. Akhirnya saya ingat bahwa kemarin laptop saya jatuh. Solusinya ternyata saya cukup buka bagian dalam laptop dan betulkan posisi kabel SSD saya. Setelah itu saya booting dengan normal kembali. Alhamdulillah.


Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0.

Mencari Layanan Mailing List

Bismillahirrahmanirrahim.

Sekarang terasa betapa media komunikasi non-primer (artinya, selain email dan IRC) seperti Telegram terlalu banyak distraksinya. Ada terlalu banyak PM per waktu yang singkat dan ini memblokir konsentrasi saya. Itu belum termasuk pesan membanjir pada grup-grup yang diikuti. Sementara itu, berlawanan kondisinya, proyek-proyek yang butuh konsentasi banyak, dan yang terpenting sekarang proyek Buku Calc I dari Komunitas BLOI, macet karena terblokirnya konsentrasi saya (ya, saya sibuk sekali Oktober ini). Pesan dari satu orang sulit saya baca di Telegram karena tercampur dengan pesan-pesan lain, dan tertumpuk dengan pesan-pesan dia sendiri, tidak seperti di mailing list. Telegram tidak punya archive, mailing list punya (contohnya milik Trisquel). Oleh karena itu, saya sudah mulai memikirkan mengalihkan proyek ke mailing list agar saya bisa konsentrasi penuh dan teman-teman juga bisa. Maka saya harus cari penyedia mailing list (yang bukan Google) dan ini beberapa pranala bagus saya temukan:

Rahasianya, email itu profesional, jadi mailing list itu profesional, para pengembang GNU Project dan KDE Project berkomunikasi pakai mailing list, begitu juga pengembang free software lainnya. Milis itu fokus dan terarah, cocok untuk proyek, tidak seperti Telegram (cocok untuk kursus online saja). Oh ya, dan dengan milis, kita berlatih sama-sama membiasakan diri bekerja & berkoordinasi seperti para pengembang free software.

Maksud hati saya mencari hosting yang sedia GNU Mailman biar rasanya sama persis dengan milis-milis free software (sebab semua proyek pakai Mailman). Namun kalau tak dapat dan waktunya tak cukup, saya pakai yang saya temukan.

Semoga saya bisa.


Tulisan ini berlisensi CC BY-SA 3.0.

Broadcom BCM4313 Tragedy

Bismillahirrahmanirrahim.

I wish Broadcom Company would re-release all codes (driver + firmware + docs + everything) for BCM4313 wireless device as free software publicly so nobody will be forced to install the proprietary software such as b43-fwcutter and bcmwl-kernel-source. We Free Software Community principally wish not to use any device that doesn’t respect our freedom, the right to not use proprietary software. When we buy a device, it’s our rights to run that device perfectly (thus, repair it if it doesn’t), so it’s our right to receive the source code of all codes related to that device as free software. By not doing this you don’t respect our rights, and that hurts for us.

While somebody using 100% free Trisquel System but he/she is forced to install those proprietary firmware just to make the BCM4313 WLAN works, this is a tragedy for us. This broke our principles and this hurts.

I wish to you Broadcom Company treat all your buyers equally and not leaving us Free Software Community by forcing us to use proprietary software. My community and I could not promote your product BCM4313 as long as it could not be used without proprietary firmware. I wish Broadcom Company see examples of wifi devices that respect user’s freedom and sell to us new BCM4313 and such products that respects our freedom. I won’t hold myself to promote your products to my community and to all computer users (and I will ask my friends to promote them, too) if you Broadcom Company did it. Thank you.

If you Broadcom Company wish to help us, here’s some good links:

So to Broadcom Company I wish you to help us by re-releasing as free software the BCM4313 firmware (and all codes related) for all buyers.

For you the users of Broadcom products and especially BCM4313 users I inform you that this device doesn’t respect your freedom. It forces you to accept and to use proprietary software (thus, if you’re a social being, to promote proprietary to your friends). It means the Broadcom Company deliberately not released the firmware as free software (so your GNU/Linux cannot run it). I could not promote this device to you and I wish you also would not promote it to your friends.

If you the users wish to buy hardware devices that respect your freedom, here are good links:


This article is licensed under CC BY-SA 3.0.